Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelaparan di Depan Mata WFP Minta Sudan Buka Akses Penuh Penyaluran Bantuan Pangan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2024 09:18 9:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Oktober 2024 09:18
Bagikan
Beginilah kondisi kelaparan di Sudan Selatan
Bagikan

Hidayatullah.com– World Food Program (WFP) meminta pihak-pihak yang bertikai di Sudan untuk memberikan akses penuh kepada badan PBB tersebut karena penduduk negara itu menghadapi ancaman kelaparan di depan mata.

Sejak April 2023 Sudan dilanda perang antara angkatan bersenjata reguler yang dipimpin oleh pemimpin de facto negara itu Abdel Fattah al-Burhan dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) yang dipimpin oleh Mohammed Hamdan Daglo, bekas wakilnya Abdel Fattah al-Burhan di militer dulu.

Konflik kedua kubu itu sudah menewaskan puluhan ribu orang, menyebabkan jutaan orang mengungsi, dan merupakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

“Kami menginginkan akses penuh dan tanpa hambatan serta akses untuk masuk melalui berbagai pintu masuk ke Sudan,” kata direktur eksekutif WFP Cindy McCain kepada AFP pada hari Ahad (27/10/2024).

Ia memperingatkan bahwa dengan seluruh Sudan saat ini berada pada tingkat siaga kelaparan dan kelaparan sudah terjadi di kamp Zamzam di Darfur.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Sekitar 26 juta orang menghadapi kerawanan pangan akut, dan hasil asesmen pada bulan Agustus menunjukkan perang telah menyebabkan kelaparan di kamp pengungsian Zamzam.

Sekitar 11,3 juta orang menjadi mengungsi akibat perang, di antaranya hampir tiga juta orang melarikan diri ke luar Sudan, menurut badan pengungsi UNHCR.

Pada tanggal 18 Oktober, negara-negara Barat termasuk Inggris, Amerika Serikat, Prancis, dan Jerman mendesak kedua pihak yang berperang di Sudan untuk mengizinkan masuknya bantuan yang “sangat dibutuhkan” jutaan orang.

“Hambatan sistematis oleh kedua pihak terhadap upaya kemanusiaan lokal dan internasional merupakan akar dari bencana kelaparan ini,” kata negara-negara Eropa dan Amerika Utara dalam sebuah pernyataan bersama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kelaparanSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Melonjak Pakistan Memulai Lagi Vaksinasi Polio
Tulisan selanjutnya Iran Eksekusi Warga Jerman yang Dituduh pro-Monarki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?