Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Eksekusi Warga Jerman yang Dituduh pro-Monarki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2024 09:32 9:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Oktober 2024 09:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iran mengeksekusi Jamshid Sharmahd, pria Iran warga negara Jerman, yang dituduh sebagai pro-monarki dan divonis bersalah terlibat serangan teroris.

Sharmahd, yang juga tercatat sebagai pemukim di Amerika Serikat, divonis hukuman mati pada 2023 dengan dakwaan melakukan “kerusakan di Bumi”.

Media Iran Mizan melaporkan bahwa eksekusi dilakukan pada hari Senin pagi (28/10/2024).Dia dituduh Iran memimpin sebuah kelompok pro-monarki yang dituding sebagai pelaku pemboman maut 2008 di sebuah masjid di Shiraz yang menewaskan 14 orang, dan berencana melancarkan sejumlah serangan lain di negeri Syiah tersebut.

Iran juga menuduhnya melakukan kontak dengan agen FBI dan CIA dan berusaha mengontak agen intelijen Israel Mossad.

Penangkapan Sharmahd diumumkan pada 2020 melalui sebuah pernyataan Kementerian Intelijen, yang menyebutnya sebagai pemimpin kelompok teroris Tondar, yang mengarahkan aksi terorisme dan serangan bersenjata di Iran untuk kepentingan Amerika.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berbasis di Los Angeles, organisasi yang tidak banyak diketahui orang bernama Kingdom Assembly of Iran atau Tondar dikatakan berusaha memulihkan monarki Iran yang digulingkan oleh Revolusi 1979 yang dipimpin Ayatullah Ruhullah Khameini. Kelompok itu pro-oposisi Iran dan memiliki stasiun radio dan televisi di luar negeri, lansir Reuters Senin (28/10/2024).

Sebelum “menghilang” dan diyakini diculik saat berada di Dubai lalu dijebloskan ke tahanan di Iran, pria 69 tahun itu bermukim di California.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelaparan di Depan Mata WFP Minta Sudan Buka Akses Penuh Penyaluran Bantuan Pangan
Tulisan selanjutnya Polisi Shanghai Merazia Orang yang Merayakan Halloween

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?