Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Isi Kesepakatan Gencatan Senjata antara Lebanon dan Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 November 2024 00:15 12:15 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 November 2024 00:15
Bagikan
Serangan udara Israel ke Lebanon
Bagikan

Hidayatullah.com – Gencatan senjata antara ‘Israel’ dan kelompok Hizbullah Lebanon diberlakukan beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan bahwa proposal perjanjian telah disepakati antara kedua pihak.

Daftar isi
  • Respon Hizbullah
  • Isi kesepakatan gencatan senjata
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Gencatan senjata dimulai pada pukul 4 pagi (02:00 GMT) pada Rabu meskipun banyaknya keraguan apakah gencatan senjata ini akan bertahan dan dapat secara permanen mengakhiri pertempuran antara pasukan zionis dan Hizbullah.

Puluhan ribu warga sipil yang mengungsi secara paksa mulai kembali ke rumah mereka di bagian selatan negara itu, menentang peringatan dari militer ‘Israel’ untuk tidak kembali sampai mereka mundur.

“Pertempuran di perbatasan Lebanon-Israel akan berakhir… Ini dirancang untuk menjadi penghentian permusuhan secara permanen,” kata Biden, saat mengumumkan perjanjian tersebut pada Selasa malam.

“Warga sipil di kedua belah pihak akan segera dapat kembali dengan aman ke komunitas mereka dan mulai membangun kembali rumah mereka, sekolah mereka, pertanian mereka, bisnis mereka, dan kehidupan mereka,” katanya.
Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri menyerukan kepada seluruh warga Lebanon yang mengungsi, termasuk mereka yang berada di luar negeri, untuk kembali ke rumah.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

“Kembalilah ke tanah Anda. Tanah Anda akan lebih kuat dengan kehadiran Anda. Kalian harus kembali. Kalian harus melindungi tanah yang telah menyaksikan darah para syuhada,” ujarnya dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi pada hari Rabu.

“Kembalilah ke tanah kalian dan kembalikan kehidupan ke semua lingkungan yang coba dihancurkan oleh pendudukan dan agresi Israel. Kemenangan tanah kalian bergantung pada kembalinya kalian,” kata Berri.

Respon Hizbullah

Hizbullah, yang tidak berpartisipasi dalam pembicaraan langsung mengenai gencatan senjata – dengan Berri sebagai penengah atas nama kelompok itu – belum memberikan komentar secara resmi.

Sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata, Israel akan “secara bertahap menarik mundur” pasukannya dari Lebanon selatan selama 60 hari ke depan, dan tentara Lebanon akan dikerahkan ke wilayah tersebut.

Pada Rabu, penjabat Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, menyerukan persatuan pasca masa-masa yang ia sebut sebagai “fase paling kejam dalam sejarah Lebanon”.

Dia menuntut mengatakan ‘Israel’ harus tetap berkomitmen untuk itu dan menarik diri dari selatan.

Sementara gembong zionis Benjamin Netanyahu mengatakan kepada presiden AS bahwa pemerintahnya telah menyetujui gencatan senjata dan bahwa ia menghargai “pemahamannya bahwa Israel akan mempertahankan kebebasan bertindak dalam menegakkannya”, kata kantornya.

Biden merilis sebuah pernyataan bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang menekankan bahwa kedua negara “akan bekerja sama dengan Israel dan Lebanon untuk memastikan bahwa pengaturan ini sepenuhnya dilaksanakan dan ditegakkan”.

AS dan Prancis juga berkomitmen “untuk memimpin dan mendukung upaya internasional dalam pengembangan kapasitas Angkatan Bersenjata Lebanon serta pembangunan ekonomi di seluruh Lebanon untuk memajukan stabilitas dan kemakmuran di wilayah tersebut”, menurut pernyataan tersebut.

Isi kesepakatan gencatan senjata

Reuters mengutip seorang sumber politik senior Lebanon yang mengatakan bahwa ia memiliki pengetahuan langsung mengenai negosiasi tersebut dan mengatakan bahwa perjanjian tersebut, yang diawasi oleh utusan AS untuk Lebanon, Amos Hochstein, terdiri dari 5 halaman yang mencakup 13 bagian. Berikut ini adalah ringkasan dari poin-poin utama kesepakatan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel:

  • Penghentian serangan dimulai saat fajar pada hari Rabu, 27 November 2024.
  • Israel akan berhenti “melakukan operasi militer apa pun terhadap wilayah Lebanon, termasuk menargetkan situs-situs sipil dan militer, serta lembaga-lembaga negara Lebanon, baik melalui darat, laut, maupun udara.”
  • Semua kelompok bersenjata di Lebanon (yaitu Hizbullah dan sekutunya) menghentikan operasi mereka melawan Israel.
  • Tentara Israel akan menarik diri secara bertahap dari Lebanon selatan, dan akan menyelesaikan penarikannya dalam waktu tidak lebih dari 60 hari.
  • Warga sipil yang mengungsi dari kedua belah pihak mulai kembali ke rumah mereka.
  • Perjanjian ini juga mencakup teks-teks yang mempertahankan hak Lebanon dan Israel untuk mempertahankan diri.
  • Hizbullah mundur ke sebelah utara Sungai Litani, yang berjarak sekitar 30 kilometer sebelah utara perbatasan dengan Israel.
  • Tentara Lebanon mengerahkan pasukannya di selatan Sungai Litani (sekitar 5.000 tentara), termasuk 33 lokasi di perbatasan dengan Israel.

Patut dicatat bahwa sejak 23 September, penjajah ‘Israel’ memperluas jangkauan agresinya terhadap Lebanon, yang dimulai pada Oktober 2023, hingga mencakup sebagian besar wilayah negara itu, termasuk ibu kota Beirut, melalui serangan udara, dan juga memulai invasi darat di selatan.

Hizbullah merespons setiap hari dengan rudal, pesawat tak berawak, dan peluru artileri yang menargetkan situs dan permukiman militer ‘Israel’, serta menembaki daerah dan target di ‘Israel’ tengah.

Sedikitnya 3.823 orang telah terbunuh dan 15.859 lainnya terluka dalam serangan ‘Israel’ di Lebanon sejak perang di Gaza dimulai pada bulan Oktober tahun lalu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataGencatan Senjata LebanonHizbullahisraelLebanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laznas BMH dan iBantu Luncurkan Platform Crowdfunding Berbasis Blockchain
Tulisan selanjutnya Gencatan Senjata Lebanon ‘Israel’ Gempur Sejumlah Lebanon di Hari Kedua Gencatan Senjata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?