Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kapal Perang NZ yang Tenggelam di Samoa Dalam Posisi Autopilot Awak Tidak Menyadari

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2024 09:33 9:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2024 09:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah kapal perang New Zealand yang menabrak karang kemudian terbakar dan tenggelam di perairan Samoa belum lama ini ternyata dalam posisi autopilot dan awak kapal tidak ada yang menyadarinya.

HMNZS Manawanui adalah kerugian kapal pertama yang dialami Selandia Baru sejak Perang Dunia Kedua. Kapal ini merupakan satu dari sembilan kapal yang dimiliki angkatan laut negara kecil tersebut.

Anggota kru HMNZS Manawanui mengira kapal perang itu dalam posisi manual control saat berlayar di perairan Samoa, menurut hasil penyelidikan resmi yang dirilis hari Jumat (29/11/2024), lansir BBC.

Para awak kapal kala itu meyakini ada masalah dengan pendorong kapal ketika mereka tidak dapat mengubah arah kemudinya.

Namun, tidak ada satu pun awak kapal yang mau repot-repot memeriksa apakah kapal masih dalam mode autopilot, sebelum kapal itu akhirnya menabrak karang dan terbakar.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Beruntung seluruh 75 orang yang berada di atas kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Namun, kapal yang tenggelam itu mulai menumpahkan minyak ke laut, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi desa-desa pesisir di dekatnya.

Kepala Staf AL New Zealand Garin Golding mengatakan kepada awak media bahwa peristiwa itu disebabkan murni kesalahan manusia.

“Memori otot dari orang yang memegang kendali seharusnya mencondongkan badannya ke arah panel itu dan memeriksa apakah layarnya bertuliskan autopilot atau tidak,” kata Golding.

“Saya ingin meyakinkan rakyat New Zealand bahwa kami akan belajar dari situasi ini dan adalah tugas saya, sebagai Kepala Angkatan Laut, untuk mendapatkan kembali kepercayaan Anda,” katanya.

Dia menambahkan bahwa tim penyelam memantau “kebocoran lambat yang terus-menerus” yang dialami kapal tersebut.Sementara peralatan akan diangkut ke Samoa pekan ini untuk membuang sisa bahan bakar dan polutan lain dari kapal, otoritas Selandia Baru belum mengumumkan rencana pemindahan bangkai kapal tersebut.

HMNZS Manawanui sedang mengalami survei bawah air di lepas pantai pulau Upolu saat menabrak karak dan terbakar pada 6 Oktober 2024. Kapal tidak lama kemudian mulai tenggelam.

Keesokan harinya, warganet mulai merundung wanita yang menjadi kapten kapal tersebut, menyalahkan gendernya.

Komentar warga dunia maya itu langsung dibantah oleh Menteri Pertahanan New Zealand.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:New ZealandSamoa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maskapai Penerbangan India Dihujani Hampir 1.000 Ancaman Bom Palsu
Tulisan selanjutnya Mayoritas Gen Z Singapura Tidak Yakin Bisa Tetap Sehat Sampai Usia Tua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?