Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tahun 2033 PLTN Tertua di Eropa akan Ditutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Desember 2024 11:04 11:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Desember 2024 11:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pembangkit listrik tenaga nuklir Beznau di Swiss, salah satunyang tertua di dunia, akan beroperasi hanya sampai 2033, kata operatornya, sementara kalangan aktivis menuntut supaya PLTN tersebut segera ditutup.

Axpo, perusahaan yang menjalankan PLTN di bagian utara Swiss itu yang mulai beroperasi pada 1969, dalam sebuah pernyataan hari Kamis (5/12/2024) mengatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk “memastikan operasi pembangkit listrik tenaga nuklir Beznau sampai 2033”.

Ketika benar-benar berhenti, instalasi nuklir itu akan berusia 64 tahun, kata pihak perusahaan dalam pernyataannya seperti dilansir AFP.Swiss tidak memberikan batasan maksimal operasional pembangkit-pembangkit nuklirnya.

Empat PLTN yang beroperasi saat ini, yang mencakup sekitar sepertiga total produksi listrik Swiss, dapat beroperasi selama instalasinya dianggap aman.

Axpo mengatakan pihaknya sudah melakukan kajian menyeluruh sebelum memutuskan untuk menghentikan Beznau, dan bahwa “keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh pertimbangan”.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Pihak perusahaan mengatakan akan mengoperasikan salah satu dari dua unit reaktornya sampai 2032, dan satunya sampai 2033, serta berencana akan menambah investasi 350 juta franc Swiss pada PLTN itu.

Sejak awal, Axpo mengatakan pihaknya sudah menggelontorkan lebih dari 2,5 miliar franc Swiss untuk pemutakhiran dan modernisasi kedua unit reaktor.

Swiss Energy Foundation (SES) mengatakan penetapan tanggal penghentian operasional Beznau itu logis, setelah rakyat Swiss pada bulan Juni menyetujui undang-undang percepatan pembangunan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan netralitas karbon pada 2050.

Swiss menyetujui penghentian bertahap energi bertenaga nuklir dalam referendum tahun 2017, dengan melarang pembangunan PLTN baru.

Undang-undang tersebut merupakan hasil proses panjang yang dimulai setelah kecelakaan nuklir Fukushima 2011 di Jepang, yang dipicu oleh tsunami.

Greenpeace, yang menyerukan Axpo untuk segera menutup kedua reaktor di Beznau, mengecam pengumuman hari Kamis tersebut.

“Mempertahankan aktivitas instalasi tertua di dunia merupakan eksperimen yang berisiko dan tidak berguna,” kata Georg Klingler dari Greenpeace Swiss dalam sebuah pernyataan.

“Beznau harus segera ditutup,” tegasnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:nuklirPLTNswiss
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibu Palestina memakaikan popok anaknya Popok Langka dan Mahal, Bayi Palestina Terpaksa Pakai Kantong Plastik
Tulisan selanjutnya WHO Kirim Tim Pakar ke RD Kongo Bantu Diagnosis Penyakit Misterius

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?