Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Paus Minta Presiden Biden Batalkan Hukuman Mati Sebelum Trump Kembali ke Gedung Putih

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Desember 2024 18:06 6:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Desember 2024 16:34
Bagikan
Hukuman Mati Pemerkosaan Anak
Bagikan

Hidayatullah.com– Paus Fransiskus menyerukan keringanan hukuman bagi orang-orang yang dijatuhi hukuman mati di Amerika Serikat, sementara para pemimpin agama, kelompok hak-hak sipil mendesak supaya Presiden Joe Biden segera mengambil tindakan eksekutif terkait hukuman mati sebelum Donald Trump kembali ke Gedung Putih.

Dalam misa hari Minggu (8/12/2024), Paus Fransiskus, yang dikenal vokal menentang hukuman mati, mengajak jemaat untuk berdoa supaya para terpidana mati di Amerika Serikat diringankan atau diganti hukumannya.

Hari Senin (9/12/2024), para penentang hukuman mati merilis surat dari ratusan tokoh masyarakat yang meminta supaya presiden menghapus daftar terpidana mati sebelum Donald Trump kembali ke kursi presiden. Permohonan itu disampaikan antara lain oleh kalangan pastor berkulit hitam, pemuka Katolik, bekas aparat lembaga pemasyarakatan (penjara), kelompok-kelompok peduli hak sipil serta pemerhati kesehatan mental, lansir The Guardian.

Mereka berpendapat pemerintah selanjutnya yang dipimpin Trump akan melaksanakan banyak hukuman mati apabila Biden tidak bertindak sekarang.

Di tahun terakhir masa pemerintahan Trukp sebelumnya, 13 terpidana mati dieksekusi di Amerika Serikat.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Catholic Mobilizing Network, yang mewakili 30.000 pendukung penghapusan hukuman mati termasuk dari kalangan uskup, mendesak Biden – yang memeluk Katolik – supaya menghapus daftar terpidana mati.

Sejak menjabat Biden mengeluarkan moratorium eksekusi terpidana mati, tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda dia akan meringankan atau mengubah hukuman para terpidana mati.

Saat ini ada 40 orang yang tercampur di dalam daftar federal terpidana mati. Sebanyak 38 persen merupakan orang berkulit hitam, dan 43 persen berasal dari tiga negara bagian – Missouri, Texas dan Virginia.

Selama kampanye pilpres, Trump tidak segan mengutarakan retorika pidana mati terutama bagi mereka para pengedar narkoba.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald Trumphukuman matipaus Fransiskus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kunjungi Indonesia, Mufti Menk: Indonesia Negara Ramah
Tulisan selanjutnya Media Sosial Pengaruhi Kosakata Baru Generasi Alpha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?