Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Puluhan Pekerja Indonesia Dievakuasi secara Bertahap dari Suriah

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Desember 2024 08:29 8:29 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Desember 2024 09:00
Bagikan
Puluhan WNI dievakuasi keluar dari Suriah, Selasa (10/12/2024). Dengan menggunakan bus, mereka menuju Beirut, Lebanon dan diterbangkan ke Indonesia. (Foto: KBRI di Damaskus, Suriah)
Bagikan

Hidayatullah.com—Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus, Suriah mengevakuasi 37 Warga Negara Indonesia (WNI) pada gelombang pertama. Pelepasan rombongan, Selasa (10/12/2024) pukul 14.00 waktu setempat.

“Hari ini baru saja saya melepas WNI untuk evakuasi sebanyak 37 orang, besok kita terbangkan. Ada 80 orang lainnya yang siap untuk dievakuasi bertahap pada gelombang berikutnya,” kata Duta Besar Indonesia untuk Suriah, Wajid Fauzi dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Selasa (12/10/2024).

Mereka yang dievakusi umumnya adalah pekerja migran Indonesia (PMI) dan pelajar. Evakuasi melalui jalur darat, rombongan menggunakan bus menuju ibu kota Lebanon, Beirut untuk selanjutnya di terbangkan ke Indonesia.

Butuh waktu 1 hingga 1,5 jam perjalanan menuju Beirut, Lebanon. Alasan menggunakan jalur darat karena bandara di Suriah tidak beroperasi akibat ketegangan yang meningkat.

“Kalau menempatkan WNI ke Lebanon, belum 100 persen aman, oleh sebab itu kami terbangkan ke tanah air. Agar mereka bisa berkumpul dengan keluarga, transportasi udara di Suriah tutup, bandara tidak berfungsi,” ujarnya.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

KBRI membuka kesempatan untuk WNI agar mendaftar sehingga dapat dievakuasi ke Indonesia. Wajid mengungkapkan, tidak semua WNI bersedia dievakuasi karena berbagai alasan dan KBRI menghormati keputusan tersebut.

Bagi WNI yang menolak dievekuasi, pihak KBRI meminta WNI untuk menandatangani surat pernyataan. Bersedia bertanggung jawab dan menanggung risiko.

“Bahkan ada yang mengontak KBRI mundur, tidak jadi dievakuasi, kita hormati alasan mereka misal karena ada ujian sekolah. Kita minta mereka membuat surat dan ditandatangani, isinya tanggung jawab atas resikonya sendiri,” ucapnya.

“Ada 1. 162 WNI di Suriah dan umumnya berdomisili di Damaskus. Kami minta agar WNI tidak keluar rumah kendati situasi mulai kondusif.

“Sebelumnya, pejuang oposisi yang dipimpin oleh kelompok Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) berhasil menggulingkan rezim Presiden Bashar Al-ashad. Kemudian Bashar dilaporkan melarikan diri ke Rusia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:damaskusEvakuasiKBRIKedutaan Besar Republik Indonesiasuriahwarga negara indonesiaWNI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Beri Ucapan Selamat, Serukan Rakyat Suriah Bersatu
Tulisan selanjutnya Pemimipin Oposisi Al-Jaulani Segera Merilis Nama Para Penjahat Perang di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?