Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dosen ITS Ini Raih Penghargaan Internasional setelah Dorong Peran Perempuan dalam Sains

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Januari 2025 20:26 8:26 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Januari 2025 20:25
Bagikan
Dosen dosen Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Sri Fatmawati SSi MSc PhD /ITS Online
Bagikan

Hidayatullah.com—Dosen dosen Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)  Sri Fatmawati SSi MSc PhD berhasil meraih penghargaan Grassroots Science Advice Promotion Awards 2024 yang diselenggarakan oleh INGSA-Asia.

Sri Fatmawati meraih penghargaan internasional bergengsi dan dinyatakan sebagai salah satu pemenang Grassroots Science Advice Promotion Awards 2024 yang diselenggarakan oleh INGSA-Asia.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap individu atau tim yang memiliki rekam jejak unggul dalam mempromosikan peran sains. Penghargaan ini diinisiasi oleh INGSA-Asia dengan dukungan dari International Science Council (ISC) dan University of Auckland, Selandia Baru.

Para pemenang mendapatkan hibah awal senilai hingga 10 ribu dollar Australia (AUD) untuk mendukung pelaksanaan lokakarya mengenai isu yang diangkat di negara masing-masing.

Bersama lima pemenang lainnya dari berbagai negara di Asia, dosen yang akrab disapa Fatma ini mengusung proyek bertajuk Memberdayakan Perempuan Indonesia dalam Ilmu Pengetahuan untuk Mempengaruhi Kebijakan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran perempuan mengenai peran mereka dalam kebijakan ilmu pengetahuan sekaligus mendorong keberlanjutan program-program berbasis sains di tingkat akar rumput.

Dalam proposalnya, Fatma menekankan pentingnya meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan kebijakan berbasis sains.

“Penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan kepada perempuan untuk terus mengambil bagian dalam penentuan kebijakan sains,” tutur perempuan asal Sampang, Madura ini dikutip laman ITS.

Sri Fatmawati SSi MSc PhD, dosen ITS yang aktif berbicara di forum nasional dan internasional tentang pemberdayaan perempuan dan kebijakan sains

Dosen yang juga masuk dalam daftar 100 ilmuwan terbaik di Asia 2024 ini terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan tersebut berkat kontribusinya yang signifikan dalam memberdayakan perempuan Indonesia di bidang ilmu pengetahuan.

Rekam jejaknya dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu faktor penentu yang membuatnya layak menerima penghargaan ini.

Melalui penghargaan tersebut, Fatma berencana menyelenggarakan lokakarya yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, pemerintah, dan masyarakat.

Lokakarya ini akan difokuskan pada peningkatan kapasitas perempuan dalam ilmu pengetahuan untuk memengaruhi kebijakan, serta mendiskusikan berbagai isu penting yang relevan dengan konteks Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, Fatma akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Organization for Women in Science for the Developing World (OWSD), di mana saat ini ia menjabat sebagai Ketua OWSD Chapter Indonesia. ITS pun sebagai host institution OWSD Indonesia, memberikan dukungan penuh terhadap riset dan kegiatan yang dilakukan Fatma untuk mewujudkan proyek ini.

Proyek tersebut juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 5 tentang kesetaraan gender. Dengan mendorong perempuan aktif dalam kebijakan berbasis sains, Fatma berkontribusi pada penghapusan ketimpangan gender dan peningkatan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.

Fatma berharap proyek tersebut dapat menjadi katalisator bagi perempuan Indonesia untuk lebih aktif terlibat dalam pengambilan kebijakan berbasis sains.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. “Perempuan harus sadar bahwa mereka adalah bagian dari kebijakan ilmu pengetahuan, bukan sekadar objek penelitian,” tegasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Grassroots Science Advice Promotion AwardsINGSA-AsiaInstitut Teknologi Sepuluh NopemberITSSri Fatmawati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diikuti Hampir 3 Ribu Santri dari Seluruh Jawa, Hidayatullah Sukses Gelar HiFest 2025 Diikuti Hampir 3 Ribu Santri dari Seluruh Jawa, Hidayatullah Sukses Gelar HiFest 2025
Tulisan selanjutnya Seniper Zionis ‘Israel’ Tembak Mati Jurnalis Saed Abu Nabhan di Gaza  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?