Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Australia Darurat Islamofobia, Korban Mayoritas Muslimah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Maret 2025 19:14 7:14 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Maret 2025 19:30
Bagikan
Muslimah Rusia shalat Idul Fitri menandai berakhirnya Ramadhan 2023 (The Moscow Times)
Bagikan

Hidayatullah.com – Insiden anti-Muslim dan Islamofobia di Australia telah mencapai “tingkat darurat”, menurut sebuah penelitian terbaru. Insiden yang menyasar Muslim bahkan telah naik dua kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Daftar isi
  • ‘Tidak bisa diabaikan’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Peningkatan terjadi antara Januari 2023 dan November 2024, menurut penelitian Islamophobia Register of Australia (Daftar Islamofobia Australia) yang ditulis oleh para peneliti dari Universitas Monash dan Deakin.

Menurut laporan tersebut, perempuan dan anak perempuan Muslim menjadi sasaran dalam 60 persen serangan fisik, 79 persen serangan verbal, yang hampir semuanya dilakukan oleh laki-laki.

Secara keseluruhan, laporan tersebut memperkirakan ada 309 insiden yang terjadi.

‘Tidak bisa diabaikan’

Para peneliti yang terlibat dalam penelitian ini memeriksa data dari ratusan laporan yang masuk ke Daftar Islamofobia Australia, serta 18.000 unggahan media sosial yang dibagikan di X selama periode tersebut.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Seperempat dari semua insiden yang tercatat dalam penelitian ini merupakan pelecehan terhadap orang-orang yang secara nyata mewakili sentimen pro-Palestina setelah serangan 7 Oktober 2023 oleh kelompok perlawanan Palestina Hamas terhadap Israel.

Nora Amath, direktur eksekutif Islamophobia Register of Australia, mengatakan bahwa data tersebut menunjukkan bahwa masalah ini tidak dapat diabaikan oleh pihak berwenang.

“Buktinya tidak terbantahkan. Islamofobia tidak hanya nyata tetapi telah mencapai tingkat krisis di Australia,” katanya dalam sebuah pernyataan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-MuslimAustraliaHeadlineislamofobiakejahatan kebencian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Insiden Islamofobia di Australia Melonjak
Tulisan selanjutnya Universitas Papan Atas di Australia Kena Pemangkasan Dana Penelitian dari Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?