Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Muslim Australia Desak Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Islamofobia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Maret 2025 06:36 6:36 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Maret 2025 09:00
Bagikan
CAIR mengungkap, Islamofobia di AS didanai kelompok Yahudi
Bagikan

Hidayatullah.com – Umat Islam di Australia mendesak pemerintah untuk menindak tegas para pelaku ujaran kebencian dan Islamofobia setelah adanya ancaman terhadap komunitas tersebut.

Terbaru, Masjid Lakemba di Sydnew, New South Wales, menerima ancaman yang meresahkan di akun TikTok-nya.

“Christchurch lagi, ayolah,” seorang pengguna bernama Wello berkomentar di unggahan akun masjid tersebut, merujuk kepada serangan teror Christchurch pada 15 Maret 2019, ketika Brenton Tarrant, seorang supremasi kulit putih Australia, membunuh 51 korban dan melukai 40 orang lainnya di Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Centre di Selandia Baru.

Pengelola masjid, dalam pernyataannya yang dikutip Anadolu pada Kamis (20/03/2025), mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan segera terhadap Islamofobia yang terus meningkat.

“Selama beberapa minggu terakhir, kita telah melihat serangan yang ditargetkan terhadap masjid dan sekolah Islam di media sosial. Sekarang, Masjid Lakemba telah diancam secara langsung, dengan referensi keji tentang serangan Christchurch,” kata pernyataan tersebut.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Masjid tersebut menekankan perlunya “hukum yang lebih kuat untuk mengakui dan mengkriminalisasi kebencian anti-Muslim, media dan politisi untuk berhenti menyulut perpecahan dengan informasi yang salah, dan warga Australia dari berbagai latar belakang untuk melawan Islamofobia” untuk memastikan keamanan komunitas Muslim.

“Kami tidak akan menunggu tragedi lain sebelum mengambil tindakan. Kami menuntut perlindungan, rasa hormat, dan hak untuk hidup tanpa rasa takut di negara kami sendiri,” tambahnya.

Perdana Menteri New South Wales Chris Minns mengutuk ancaman tersebut dalam sebuah postingan di X, dan mengkonfirmasi bahwa polisi telah melakukan penyelidikan.

“Setiap orang di negara bagian kami berhak untuk dapat menjalankan keyakinannya tanpa ancaman, dan rasisme serta Islamofobia ini sama sekali tidak memiliki tempat di NSW,” kata Minns.

Walikota Canterbury-Bankstown, Bilal El-Hayek, juga mengecam ancaman tersebut di halaman Facebook-nya sebagai “kasus Islamofobia yang menjijikkan.”

“Ujaran kebencian dan intoleransi terhadap komunitas Muslim terus meningkat, dan kita semua harus menentangnya,” desak walikota tersebut.

Awal bulan ini, polisi Australia menangkap seorang anak laki-laki berusia 16 tahun sehubungan dengan penyelidikan terhadap ancaman kekerasan online yang menargetkan sebuah masjid yang baru dibuka di Sydney, yang merujuk pada pembantaian teror.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiaislamislamofobiakejahatan kebencianMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Eropa Bendera Rezim Assad Runtuh, Jumlah Pencari Suaka ke Eropa pada 2024 Turun
Tulisan selanjutnya Ratusan Mualaf Baduy Terima Paket Ramadhan BMH

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?