Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rezim Assad Runtuh, Jumlah Pencari Suaka ke Eropa pada 2024 Turun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Maret 2025 06:29 6:29 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Maret 2025 08:00
Bagikan
Uni Eropa Bendera
Bagikan

Hidayatullah.com – Jumlah orang yang mengajukan suaka ke Uni Eropa turun 13% menjadi 912.000 pada tahun 2024, menurut lembaga statistik Eropa pada Kamis.

Tahun lalu, sekitar 148.000 warga Suriah mengajukan suaka (16% dari total pengajuan) diikuti oleh Venezuela dengan 72.800 (8%), dan Afghanistan berada di peringkat ketiga dengan 72.200 (8%), menurut data Eurostat.

Warga negara Suriah menjadi para pencari suaka dan pengungsi di Uni Eropa sejak 2013. Pada Desember lalu, rezim Assad yang telah berkuasa selama puluhan tahun digulingkan, sekaligus mengakhiri perang saudara yang telah berlangsung selama 14 tahun di negara tersebut, yang menyebabkan arus pengungsi ke negara-negara tetangga dan sekitarnya.

Dengan 229.700 pemohon suaka pertama kali yang terdaftar tahun lalu, Jerman terus menjadi negara Uni Eropa dengan jumlah pemohon tertinggi, yang mencakup seperempat dari seluruh pemohon suaka pertama kali di Uni Eropa.

Spanyol (164.000, 18%), Italia (151.100, 17%), Prancis (130.900, 14%), dan Yunani (69.000, 8%) mengikuti Jerman; bersama-sama mereka menyumbang 82% dari semua pemohon suaka pertama kali di Uni Eropa tahun lalu.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Dibandingkan dengan populasi setiap negara Uni Eropa, jumlah pemohon suaka pertama kali yang terdaftar pada tahun 2024 tertinggi adalah Pemerintah Siprus Yunani (7,2 pemohon suaka pertama kali per 1.000 orang), diikuti oleh Yunani (6,6), Irlandia dan Spanyol (masing-masing 3,4), dan Luksemburg (3,2).*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pencari suakapengungsisuriahUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Qassam Luncurkan Rentetan Roket ke Tel Aviv Usai ‘Israel’ Bantai 700 Orang
Tulisan selanjutnya Muslim Australia Desak Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Islamofobia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?