Hidayatullah.com – Perusahaan kosmetik asal Inggris, Lush, telah menutup semua toko, situs web, dan pabriknya di negara tersebut selama satu hari pada Rabu sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina di Gaza.
“Ini akan dilakukan dengan menghentikan kegiatan operasional seperti biasa dengan menutup toko, situs web, dan pabrik kami di Inggris selama satu hari pada hari Rabu, 3 September 2025, dengan etalase toko kami yang menampilkan pesan HENTIKAN GAZA KELAPARAN – KAMI TUTUP DALAM SOLIDARITAS,” bunyi pernyataan Lush.
Lush mengatakan yang bisa mereka kirimkan ke Gaza saat ini adalah “cinta kasih kami dan pesan kuat bahwa kami berdiri dalam solidaritas.”
Merek kosmetik ritel tersebut berharap pemerintah Inggris akan mendengar pesan yang disampaikan oleh aksi penutupan ini dengan mengakhiri penjualan senjata ke ‘Israel’.
“Meskipun Lush kehilangan pendapatan selama satu hari, ini juga berarti Pemerintah Inggris kehilangan kontribusi pajak selama satu hari dari Lush dan pelanggan kami,” tambah pernyataan tersebut.
Di situs webnya, Lush, yang awalnya didirikan di Inggris tetapi beroperasi di lebih dari 50 negara, membagikan pesan yang menunjukkan “Hentikan Kelaparan Gaza, kami tutup sebagai solidaritas.”
Penjajah ‘Israel’ telah melancarkan serangan militer brutal di Jalur Gaza, menyebabkan lebih dari 63.600 warga Palestina di Gaza syahid. Kampanye militer tersebut telah menghancurkan wilayah kantong tersebut, yang sedang menghadapi kelaparan.
Entitas zionis ‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang yang dilakukannya di wilayah kantong tersebut.*




