Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Konduktornya Orang Israel Pro-Zionis Munich Philharmonic Dilarang Tampil di Belgia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 September 2025 10:34 10:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 September 2025 10:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Pemerintah Jerman menyuarakan kegeramannya setelah sebuah festival di Belgia membatalkan penampilan Munich Philharmonic. Penyelenggara festival menyebut larangan tampil itu berkaitan dengan sikap politik konduktor orkestra itu yang merupakan orang Israel.

Panitia Flanders Festival Ghent pada Rabu malam (10/9/2025) mengumumkan bahwa Munich Philharmonic tidak akan tampil pada tanggal 18 September sebagaimana dijadwalkan, mengatakan bahwa mereka prihatin dengan sikap konduktor orkestra itu Lahav Shani terhadap pemerintah Israel.

Dalam sebuah pernyataan, panitia mengatakan mereka “belum mendapatkan kejelasan perihal sikapnya [Shani] terhadap pemerintah Zionis Israel yangmereka sebut sebagai “rezim pelaku genosida”. Sebagimana diketahui, banyak organisasi peduli HAM dan International Association of Genocide Scholars sudah menyatakan bahwa peperangan Israel di Gaza merupakan sebuah genosida, tudingan yang ditampik pemerintah Israel dan Jerman.

“Kami memilih untuk menahan diri dari berkolaborasi dengan mitra-mitra yang tidak menjaga jarak sepenuhnya dari rezim tersebut,” kata pihak panitia, meskipun mereka menggarisbawahi bahwa Shani dulu beberapa kali pernah berbicara tentang perdamaian dan rekonsiliasi.

Shani, yang secara resmi akan mengambil alih posisi konduktor Munich Philharmonic untuk musim 2026/2027, saat ini masih menjabat direktur musik di Israel Philharmonic Orchestra yang terkenal itu.

Baca Juga

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Menteri Kebudayaan Wolfram Weimer menuding panitia festival itu “murni anti-Semit” dan menuding mereka melakukakn boikot kebudayaan yang disamarkan sebagai kritik terhadap Israel.“In murni anti-Semitisme dan merupakan serangan terhadap nilai-nilai dasar kebudayaan kami,” katanya, menyebutnya sebagai “preseden berbahaya”.

Weimer mengatakan garis merah sudah dilanggar apabila festival melarang keikutsertaan orkestra-orkestra Jerman dan Yahudi, lansir DW.

“Acara-acara kebudayaan Eropa tidak boleh menjadi tempat di mana kalangan anti-Semit mendikte acara itu. Jerman tidak akan menerima hal ini,” imbuhnya.

Weimer memuji Munich Philharmonic sebagai ‘kebanggaan kebudayaan Jerman’ dan memiliki kualitas tingkat dunia.

“Orang-orang yang menolaknya dan tidak memberikan tempat tampil kepada kepala kondukornya tidak mencederai Israel, melainkan kredibilitas mereka sendiri dan Eropa,” kata Weimer.

“Jerman sepenuhnya berada di sisi Munich Philharmonic dan Lahav Shani. Pesan kami jelas: Kami tidak akan membiakan orkestra kami atau seniman-seniman Yahudi dimarginalkan.”

Pihak orkestra dan pemerintah kota Munich juga mengkritik langkah panitia festival, menyebutnya sebagai hukuman kolelektif terhadap para seniman Israel dan mengatakan bahwa mengecualikan orang dari acara kebudayaan disebabkan asal atau agama mereka merupakan serangan terhadap nilai-nilai fundamental dan demokrasi.

Pada bulan Maret 2022, orkestra Munich Philharmonic sendiri membatalkan seorang maestro Rusia bernama Valery Gergiev dari jabatannya sebagai konduktor kepala karena dia tidak ikut mengecam invasi Moskow atas wilayah Ukraina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelgiagenosidaisraelJermanOrkestraZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BWI Mitra Strategis Perkuat Pengelolaan Aset Wakaf
Tulisan selanjutnya Banjir Pakistan Banjir Pakistan Evakuasi 2 Juta Orang Lebih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

2 September 2026 20:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?