Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

RSF Lakukan Pembantaian Massal, Ratusan Ribu Warga Sudan Terkurung di El-Fasher

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2025 15:54 3:54 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Oktober 2025 15:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebanyak 177.000 warga sipil terkatung-katung di kota El-Fasher, Sudan, ibu kota Darfur Utara yang direbut oleh Pasukan Keamanan Cepat (RSF) selama akhir pekan. Kabar ini muncul di tengah laporan pembunuhan massal dan pembersihan etnis oleh pasukan paramiliter tersebut.

“RSF melakukan pembantaian yang mengerikan terhadap warga sipil tak bersenjata atas dasar etnis dalam kejahatan pembersihan rasial. Laporan dari tim lapangan kami menunjukkan bahwa jumlah korban diperkirakan mencapai ribuan, di tengah kesulitan komunikasi yang parah dan ketidakamanan total,” kata Serikat Dokter Sudan dalam sebuah pernyataan Rabu malam.

Menurut kelompok tersebut, RSF melakukan “eksekusi, penyerbuan dari rumah ke rumah, kekerasan seksual dan memaksa warga sipil untuk menggali kubur untuk diri mereka sendiri.”

Menurut pernyataan tersebut, hampir 2.000 warga sipil tewas dalam beberapa jam setelah kelompok pemberontak memasuki kota.

RSF merebut El-Fasher pada hari Ahad setelah pertempuran hebat dengan tentara Sudan, kota yang telah dikepung oleh kelompok pemberontak tersebut sejak Mei 2024.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Orang-orang tak bersalah dieksekusi dengan cara dibakar hidup-hidup, sementara 177.000 warga sipil masih terjebak, sebagian besar diyakini telah menjadi korban pembunuhan massal,” kata serikat tersebut.

Hampir 28.000 warga Sudan telah mengungsi dalam waktu 48 jam, setelah 1.000 di antaranya tiba di kota Tawila di negara bagian yang sama.

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), lebih dari 36.000 orang mengungsi dari El-Fasher antara 26 dan 29 Oktober.

Milisi RSF terus melancarkan serangan yang menargetkan rute-rute pelarian warga sipil. Sejumlah laporan menyebut milisi Janjaweed tersebut “membakar hidup-hidup warga sipil yang melarikan diri dengan mobil mereka.”

Para dokter mengonfirmasi laporan sebelumnya dari beberapa kelompok lokal tentang kekejaman RSF terhadap rumah sakit dan tenaga medis.

“Pembantaian di Rumah Sakit Saudi di El-Fasher menyaksikan eksekusi di lapangan terhadap lebih dari 450 pasien dan individu yang terluka yang berada di dalam rumah sakit, bersama dengan sekitar 1.200 lansia, korban luka, dan pasien di fasilitas medis lapangan,” imbuh pernyataan tersebut.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 1.200 tenaga kesehatan dan pasien tewas dan 416 lainnya luka-luka dalam 185 serangan RSF yang terverifikasi sejak dimulainya perang pada April 2023.

Serikat pekerja tersebut mengutuk keras “pembantaian mengerikan dan kehancuran total kemanusiaan” di El-Fasher dan menegaskan bahwa “tindakan-tindakan ini merupakan genosida, pembersihan etnis sistematis, dan kejahatan perang, yang menambah catatan panjang kekejaman milisi di Darfur.”

Serikat pekerja tersebut menyerukan kepada komunitas internasional dan organisasi-organisasi kemanusiaan untuk memikul tanggung jawab mereka dan melindungi rakyat Sudan.

Tentara dan RSF telah terjebak dalam perang saudara sejak April 2023. Konflik tersebut telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan lebih dari 15 juta orang mengungsi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:El-FasherPasukan Dukungan CepatRSFSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Sedang Siapkan Sentra Pengelolaan Dana Umat dalam Satu Gedung Kemenag Sedang Siapkan Sentra Pengelolaan Dana Umat dalam Satu Gedung
Tulisan selanjutnya Mufti Besar Libya Mufti Besar Libya: ‘Yang Dilakukan UEA di Sudan adalah Proyek Zionis’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?