Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Indonesia Desak Legitimasi Internasional dalam Proses Perdamaian Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 November 2025 13:44 1:44 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 November 2025 13:44
Bagikan
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono
Bagikan

Hidayatullah.com— Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan pentingnya memastikan setiap langkah menuju perdamaian di Gaza memiliki mandat dan legitimasi internasional yang kuat. Hal tersebut disampaikan dalam “Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Palestina” yang diselenggarakan di Istanbul, Turki, pada Ahad (3/11/2025).

Dalam forum yang dihadiri sejumlah negara mayoritas Muslim itu, Menlu Sugiono menekankan bahwa upaya perdamaian di Gaza tidak boleh bersifat sepihak, melainkan harus berlandaskan mandat resmi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau mekanisme internasional lain yang sah.

“Kami mendukung langkah nyata menuju perdamaian, namun pelaksanaannya harus berada di bawah mandat resmi PBB atau mekanisme lain yang sah. Kejelasan mandat sangat penting agar proses ini memiliki legitimasi dan dapat diimplementasikan secara efektif,” ujar Menlu Sugiono dikutip laman Kemlu.

Indonesia, kata Sugiono, siap berkontribusi secara konkret dalam proses implementasi perdamaian, termasuk melalui pengiriman pasukan pemelihara perdamaian di bawah mandat PBB. Kehadiran pasukan tersebut diharapkan dapat membantu memantau situasi di lapangan, melindungi warga sipil, serta mendukung rekonstruksi Gaza pascakonflik.

Menlu Sugiono juga menyoroti pentingnya koordinasi antarnegara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) agar inisiatif perdamaian berjalan selaras dengan tujuan mewujudkan solusi dua negara dan mendukung masa depan rakyat Palestina.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Pertemuan tingkat menteri di Istanbul dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, dan dihadiri oleh Menlu dari Indonesia, Arab Saudi, Pakistan, dan Yordania, serta pejabat tinggi dari Qatar dan Uni Emirat Arab.

Agenda utama pertemuan ini meliputi pembahasan implementasi rencana perdamaian Gaza, efektivitas gencatan senjata, serta dukungan terhadap proses rekonstruksi.

Sebelumnya, Fidan mengumumkan bahwa Turki akan mengumpulkan delapan negara mayoritas Muslim, termasuk Indonesia, untuk memajukan negosiasi gencatan senjata di Gaza.

Pertemuan tersebut melanjutkan pembahasan yang dimulai pada September lalu antara para pemimpin negara-negara tersebut dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di markas besar PBB, New York.

Dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Estonia, Margus Tsahkna, Fidan menyebut pertemuan Istanbul sebagai “fase penting” dalam diplomasi perdamaian Gaza.

Ia menyebutkan bahwa hasil pertemuan dengan Trump menjadi landasan bagi apa yang ia sebut sebagai “rencana perdamaian dan kesepakatan bersejarah.”

“Pertemuan ini sangat penting bagi kami,” ujar Fidan, seraya menambahkan bahwa para pejabat akan menilai kemajuan sejak pertemuan di New York dan menentukan langkah selanjutnya.

Fidan juga menegaskan perlunya keterlibatan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai hambatan yang masih dihadapi proses perdamaian, termasuk dukungan dari sekutu Barat dan Amerika Serikat. Dengan sikap ini, Indonesia kembali menegaskan posisi diplomatiknya sebagai negara yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan menyerukan perdamaian yang adil serta berlandaskan hukum internasional.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akibat Lonjakan Bunuh Diri, ‘Israel’ Ubah Kebijakan Senjata Pribadi Tentara Cadangan
Tulisan selanjutnya MUI Siap Gelar Munas XI, Bahas Fatwa Strategis hingga Sikap terhadap Isu Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?