Hidayatullah.com– Inggris hari Jumat (7/11/2025) mencabut sanksi atas Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa, setelah Dewan Keamanan PBB melakukan tindakan serupa menjelang pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan depan.
Dalam sebuah pemberitahuan yang dimuat di situs web pemerintah, Inggris mengatakan bahwa pihaknya juga mencabut sanksi atas Menteri Dalam Negeri Anas Khattab, lansir Reuters.
Kedua pria itu sebelumnya menjadi sasaran sanksi keuangan yang ditujukan kepada kelompok ISIS dan al-Qaeda.
Al-Sharaa, yang sebelumnya berafiliasi dengan al-Qaeda, dikenai sanksi oleh PBB dan Inggris pada tahun 2014, yang mencakup larangan perjalanan, pembekuan aset, serta embargo senjata.
Dewan Keamanan PBB mencabut sanksi-sanksi tersebut pada hari Kamis (10/11/2025), dengan alasan tidak adanya hubungan aktif yang bersangkutan dengan dengan al-Qaeda. Langkah ini diambil menjelang pertemuan al-Sharaa dengan Trump di Gedung Putih pada hari Senin depan.*




