Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dai Muda Asal Kediri Klarifikasi Soal Video Viral, Wamenag Tegaskan Tindakan Tak Pantas

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 November 2025 10:15 10:15 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 November 2025 10:06
Bagikan
Dai muda asal Kedisi, M Ilham Yahya Maliki
Bagikan

Hidayatullah.com— Dai muda asal Kediri, Jawa Timur, Muhammad Ilham Yahya Al-Maliki, yang dikenal juga sebagai Gus Elham, akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas viralnya video yang menampilkan dirinya mencium beberapa anak perempuan dalam acara pengajian. Dalam pernyataan resminya pada Selasa, 11 November 2025, ia mengaku khilaf dan berkomitmen memperbaiki diri.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi,” ujar Pengasuh Majelis Taklim Ibadallah Kediri ini dalam unggahan yang beredar di media sosial hari Selasa (11/11/2025).

Pernyataan Permohonan Maaf Gus Elham.
Pantau terus jan sampe dia ber'lebihaan kalo deket² anak kecil lagi. pic.twitter.com/MrAj9lyxjs

— Rima Purwasih (@rimapurwasih) November 12, 2025

Elham menambahkan bahwa insiden tersebut akan menjadi pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang, serta berjanji untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak sesuai norma agama, etika, dan budaya bangsa. Ia juga menyebutkan, “Anak-anak dalam video viral tersebut adalah mereka yang dalam pengawasan orang tuanya yang mengikuti rutinan pengajian saya. Namun demikian saya tetap memohon maaf atas hal tersebut.”

Hari Selasa, 11 November 2025, Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i menyatakan, “Tindakan tersebut tidak pantas dan harus dihentikan segera. Kementerian Agama sepakat dengan pandangan publik mengenai hal ini.”

Ia menegaskan bahwa Kemenag sudah memiliki pedoman tegas tentang lingkungan ramah anak di madrasah dan pesantren yang tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Mengawasi dan menertibkan lingkungan pendidikan adalah bagian dari tugas kami untuk memastikan keteladanan dalam ruang publik keagamaan. Jika tindakan serupa terus terjadi, kami tidak segan untuk mengambil langkah pembinaan yang tegas,” tambah Syafi’i di Gedung DPR/MPR Senayan.

Kementerian Agama menegaskan bahwa perlindungan terhadap hak anak dan suasana keagamaan yang aman menjadi prioritas utama, dan pihak-pihak yang melanggar norma tersebut akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan tindakan dan perilaku Ilham Yahya yang tidak mencerminkan akhlakul karimah serta bertentangan dengan ajaran Islam.

“Itu menodai nilai-nilai dakwah sendiri yang seharusnya memberikan teladan melalui sikap dan lakunya kepada umat,” kata Ketua PBNU Alissa Wahid, dalam keterangann resmi Satuan Tugas Penanggulangan Kekerasan di Pesantren (SAKA), PBNU, Rabu (12/11/2025).

Sebelumnya, cucu dari K.H. Mudhofir Ilyas, pendiri Pondok Pesantren Kaliboto, Tarokan, Kediri yang dikenal sebagai pendakwah muda dengan pengikut ribuan di media sosial menjadi sorotan akibat beberapa pernyataannya kerap menimbulkan kontroversi.

Elham sempat menghebohkan publik karena pernyataannya bahwa “setiap satu hisapan rokok berpahala.” Dalam potongan video yang viral, ia berkata:

“Satu hisapan ini aku tidak hanya mengepulkan asap semata. Satu hisapan seperti ini, kemudian menyebut ‘Allah…’ lalu mengeluarkan asap dengan nada ‘hu’, maka akan menjadi ‘Allahu…’.”

Pernyataan itu langsung menuai kritik dari kalangan kiai dan santri karena dianggap menyesatkan dan tak berdasar pada sumber ajaran yang sahih.

Sejumlah kalangan menilai gaya dakwahnya bukan hanya mencederai adab, tetapi juga menciptakan citra negatif terhadap pesantren dan NU secara keseluruhan. Kritik berbagai pihak ini menegaskan kembali pentingnya menjaga etika dalam dakwah dan menempatkan batas moral sebagai bagian tak terpisahkan dari dakwah Islam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gus ElhamHeadlineKediriMajelis Taklim IbadallahMuhammad Ilham Yahya Al-Malikipengajianvideo viral
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Global Forum of Muslim Women Dideklarasikan di Jakarta: Sinergi Muslimah Dunia untuk Peradaban dan Perdamaian Global Forum of Muslim Women Dideklarasikan di Jakarta: Sinergi Muslimah Dunia untuk Peradaban dan Perdamaian
Tulisan selanjutnya Aceh Gelar Wakaf Summit 2025, Menag Berharap Ekosistem Wakaf Semakin Kuat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?