Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Global Forum of Muslim Women Dideklarasikan di Jakarta: Sinergi Muslimah Dunia untuk Peradaban dan Perdamaian

Bambang S
Terakhir diupdate: 13 November 2025 16:46 4:46 pm
Bambang S
Dipublikasikan 12 November 2025 09:29
Bagikan
Global Forum of Muslim Women Dideklarasikan di Jakarta: Sinergi Muslimah Dunia untuk Peradaban dan Perdamaian
Bagikan

Hidayatullah.com – Pada penutupan World Peace Forum (WPF) ke-9 yang berlangsung 9–11 November 2025 di Jakarta secara bersamaan secara resmi dideklarasikan terbentuknya Global Forum of Muslim Women (GFMW). Sebuah organisasi internasional yang menghimpun perempuan Muslim dari berbagai negara untuk bersinergi dalam pemberdayaan dan pembangunan peradaban Islam global.

Tokoh Muslimah Indonesia, Sabriati Aziz yang turut hadir dan berperan aktif dalam proses pembentukan organisasi ini menyampaikan terbentuknya GFMW hasil dari dua kali pertemuan intensif selama World Peace Forum ke-9 berlangsung.

Deklarasi Global Forum of Muslim Women tidak hanya dihadiri oleh muslimah dari Indonesia, namun dari sejumlah negara termasuk Belanda, Inggris, Prancis, Maroko, Mesir, Thailand, Jepang, Rusia dan Malaysia.

“Pertemuan pertama menghasilkan ketua dan sekretaris jenderal organisasi internasional muslimah. Sementara pertemuan kedua membahas struktur organisasi yang masih akan terus dilengkapi,” ujar Sabriati kepada Hidayatullah.com, usai sesi penutupan di Puri Agung Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Dari hasil musyawarah tersebut, ditetapkan Prof. Dr. Nahla Shabry Al-Saidi dari Mesir sebagai Ketua Umum, dan Dr. Nurhayati Ali Assegaf dari Indonesia sebagai Sekretaris Jenderal Global Forum of Muslim Women.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Ketua Penasehat Muslimat Hidayatullah ini menjelaskan, struktur awal organisasi ini akan terdiri atas dewan pimpinan yang diwakili oleh para ketua dari lima benua Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia sebagai bentuk representasi global.

Sementara Sekjen akan didukung oleh tim kerja profesional dan sejumlah divisi tematik, seperti penelitian dan pengembangan (litbang), hubungan luar negeri, dan pelatihan-pelatihan internasional.

“Kami berharap ke depan, forum ini bisa menjadi wadah yang menghimpun muslimah-muslimah dari seluruh dunia dalam satu jaringan pemberdayaan. Tujuannya jelas untuk meningkatkan kapasitas dan kontribusi perempuan Muslim terhadap dunia,” terang Sabriati.

Ia menambahkan, visi besar GFMW adalah menjadi organisasi independen yang memajukan perempuan Muslim di berbagai bidang, dengan fokus pada pendidikan, kepemimpinan, dan kemanusiaan.

“Kita ingin membangun sinergi global antar muslimah, agar lahir generasi perempuan yang berkualitas, berdaya, dan mampu menjadi penyangga peradaban Islam,” ujar Presidium BMIWI 2018-2023 ini.

Sabriati menegaskan bahwa pembentukan forum ini bukan sekadar simbol solidaritas, melainkan langkah strategis menghadirkan rahmatan lil-‘alamin dalam praktik nyata. Muslimah dari berbagai belahan dunia diharapkan dapat berkolaborasi untuk menciptakan solusi terhadap tantangan kemanusiaan dan perdamaian global.

“Kami ingin forum ini menjadi cermin Islam yang inklusif dan penuh kontribusi. Dari perempuan, untuk dunia,” tutupnya.

Deklarasi Global Forum of Muslim Women menjadi salah satu capaian penting dari World Peace Forum ke-9 yang digelar oleh Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Cheng Ho Multi Culture and Education Trust, dan Muhammadiyah.

Forum yang dibuka secara resmi di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, ini juga dihadiri oleh pimpinan tiga lembaga tinggi negara: MPR RI, DPR RI, dan DPD RI.

Dengan tema besar “Considering Wasatiyyat and Tionghoa for Collaboration”, WPF 2025 menandai momentum penting kolaborasi dalam membangun dunia yang adil, harmonis, dan berkeadaban kini diperkuat dengan lahirnya jejaring global perempuan Muslim.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Global Forum of Muslim WomenHeadlineIslam WasatiyyahWorld Peace Forum
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tutup WPF 2025, Menag Nasaruddin Ajak Semua Pihak Bangun Kolaborasi Global Tutup WPF 2025, Menag Nasaruddin Ajak Semua Pihak Bangun Kolaborasi Global
Tulisan selanjutnya Dai Muda Asal Kediri Klarifikasi Soal Video Viral, Wamenag Tegaskan Tindakan Tak Pantas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?