Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ma’ruf Amin Tekankan Penguatan Tiga Ukhuwah dan Komitmen MUI dalam Mendukung Pemerintah

Bambang S
Terakhir diupdate: 20 November 2025 18:57 6:57 pm
Bambang S
Dipublikasikan 20 November 2025 19:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, menegaskan pentingnya penguatan tiga jenis ukhuwah yakni ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah sebagai dasar menjaga persatuan umat dan bangsa. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah forum internal MUI saat memaparkan peran lembaga tersebut dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan.

Daftar isi
  • Mitra Pemerintah dengan Prinsip Membantu dan Meluruskan
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Menurut Kiai Ma’ruf, ukhuwah islamiyah harus diperkuat sebagai fondasi. Penguatan tersebut, katanya, akan berdampak pada kokohnya ukhuwah wathaniyah, yaitu persaudaraan sesama warga negara, serta ukhuwah insaniyah, persaudaraan seluruh umat manusia. “Ini bagian dari tugas Majelis Ulama untuk menjaga umat,” ujar Wakil Presiden RI ke-13 di pembukaan, Munas MUI ke-11 yang berlangsung di Mercure Convention Center Ancol, Kamis (20/11/2025).

Kiai Ma’ruf menyatakan bahwa MUI melalui berbagai program terus berupaya memberdayakan umat agar tidak menjadi beban negara dan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar. Ia menekankan bahwa kesejahteraan umat Islam, sebagai kelompok terbesar dalam jumlah penduduk Indonesia, berpengaruh langsung pada kesejahteraan bangsa.

“Kalau umat sejahtera, bangsa ini ikut sejahtera. Kalau umat tidak sejahtera, maka bangsa ini juga tidak sejahtera,” katanya. Karena itu, MUI melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi umat, yang menjadi bagian dari peran MUI sebagai Khadimul Ummah atau pelayan umat.

Mitra Pemerintah dengan Prinsip Membantu dan Meluruskan

Dalam kapasitas MUI sebagai Shadiqul Hukumah atau mitra pemerintah, Kiai Ma’ruf menjelaskan bahwa hubungan tersebut dijalankan dengan prinsip yang pernah disebut Sayyidina Abu Bakar saat menjadi khalifah. “Apa yang baik, bantu saya. Apa yang tidak baik, luruskan saya,” kutipnya.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Ia menegaskan bahwa MUI menerapkan prinsip membantu pemerintah dalam hal-hal yang positif dan memberikan pelurusan atas hal-hal yang dinilai tidak baik. Namun, Kiai Ma’ruf menegaskan bahwa MUI tidak menggunakan istilah kritik dalam memberi masukan kepada pemerintah. “Yang digunakan adalah tausiyah. Karena tausiyah itu nasihat dari yang mencintai kepada yang dicintai,” jelasnya. Ia menambahkan, apabila MUI memberi tausiyah, itu menandakan kecintaan kepada pemerintah.

Kiai Ma’ruf menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintahan berada pada jalur yang tepat sehingga besar kemungkinan MUI tidak perlu sering memberikan tausiyah.

Dalam pemaparannya, Kiai Ma’ruf juga menyoroti pentingnya pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 yang mengamanatkan pemanfaatan kekayaan negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pasal tersebut, menurutnya, sejalan dengan ajaran Islam agar kekayaan tidak hanya berputar di kalangan orang kaya.

Ia menilai pembangunan ekonomi yang hanya mengalir dari atas ke bawah (top-down) tidak efektif karena sering tidak membawa manfaat ke masyarakat bawah. Karena itu, MUI mendorong pembangunan ekonomi yang bergerak dari bawah, yang pernah ia gagas sebagai arus baru ekonomi Indonesia pada 2017.

Kiai Ma’ruf menyatakan bahwa semangat tersebut selaras dengan pandangan Presiden Prabowo. Ia mengatakan para pendiri bangsa akan bangga apabila pasal tersebut dijalankan sepenuhnya, dan sebaliknya akan kecewa bila ada upaya melemahkan atau menghapusnya dari konstitusi.

Di akhir pernyataannya, Kiai Ma’ruf menegaskan bahwa MUI dengan lebih dari 80 ormas Islam di dalamnya siap mendukung penuh kebijakan dan program pemerintah yang bertujuan memberdayakan dan mensejahterakan rakyat.

“Majelis Ulama Indonesia akan mendukung program pemerintah dalam rangka memajukan dan memakmurkan Indonesia, termasuk pelaksanaan Pasal 33 secara penuh,” tegasnya. Dengan dukungan tersebut, Kiai Ma’ruf berharap kemerdekaan benar-benar menjadi rahmat bagi seluruh rakyat Indonesia.*Azim Arrasyid

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fatwa MUIMa'ruf AminMajelis Ulama IndonesiaMunas MUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Munas MUI ke-11, Algoritma dan AI Disebut Jadi Tantangan Ulama
Tulisan selanjutnya Di Munas MUI ke-11 Komisi Fatwa Akan Membahas Lima Isu Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?