Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Turki Melesat Jadi Raksasa Pertahanan Dunia

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Desember 2025 07:31 7:31 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Desember 2025 07:24
Bagikan
Pesawat Jet Tempur Generasi Kelima Turki KAAN
Bagikan

Turki bertransformasi menjadi kekuatan global pertahanan dengan ekspor 7,45 miliar dolar AS dan proyek futuristik

Hidayatullah.com | INDUSTRI pertahanan Turki mencatat rekor ekspor 7,45 miliar dolar AS dalam 11 bulan pertama 2025, naik 30 persen dari 2024, sebagaimana dilaporkan Defensehere, Ahad (7/12/2025). Ketua Presidensi Industri Pertahanan (SSB) Haluk Görgün menyebut capaian ini “rekor bersejarah” yang didorong drone Bayraktar TB2/Akıncı, kapal MILGEM, serta sistem radar Aselsan yang laku di 180 negara, demikian dikutip TRT World, Rabu (19/6/2025).

Sektor ini menyumbang 3,5 persen total ekspor nasional, melansir Caspian Post, Senin (4/11/2025), dengan pesanan besar dari NATO, Timur Tengah, Afrika, hingga Asia Tenggara termasuk Indonesia yang mengincar puluhan unit drone dan jet KAAN.

Lonjakan ini membuktikan strategi “kemandirian nasional” sejak 2016 pasca-embargo senjata Barat, sebagaimana dilaporkan Anadolu Agency, Selasa (17/6/2025). Laporan intelijen Prancis mengakui Turki naik menjadi eksportir senjata top-15 dunia, demikian dikutip Turkish Minute, Senin (4/11/2025).

“Kami tidak lagi mengimpor, melainkan mengekspor teknologi tinggi,” tegas Görgün dalam konferensi IDEF 2025, melansir Defensehere. Baykar mengekspor drone senilai 2,5 miliar dolar AS tahun ini, sementara TAI meraih kontrak struktur pesawat miliaran dari Boeing dan Airbus.​

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Rudal Hipersonik terbaru Turki

Puncaknya jet tempur generasi kelima KAAN buatan Turkish Aerospace Industries (TAI) yang berhasil melakukan penerbangan perdana Februari 2024 dan membeli prototipe keenam Juli 2025, sebagaimana dilaporkan Defence Blog, Selasa (16/7/2025).

Pesawat ini mengintegrasikan stealth RCS rendah, radar AESA GaN, sensor fusion AI, serta supercruise Mach 1,8 tanpa afterburner, demikian dikutip TRT World, Rabu (19/6/2025). Insinyur senior TAI menyebut KAAN sebagai “mahkota transformasi kedirgantaraan”, dengan prototipe kedua memasuki integrasi sistem September 2025, melansir Defence Security Asia, Rabu (11/9/2025).

Mesin TF35000 turbofan hasil TEI akan diuji awal 2026, menggantikan ketergantungan Rolls-Royce, sebagaimana dilaporkan Breaking Defense, Selasa (3/9/2025). CEO TAI Mehmet Demiroğlu menargetkan produksi seri 2028 dengan 30 ribu insinyur dan pendapatan 4 miliar dolar AS, demikian dikutip TRT World.

KAAN mengincar ekspor ke Azerbaijan, Pakistan, dan Indonesia, menempatkan Turki di klub ekspor jet gen-5 bersama AS, China, Rusia.

Kemampuan Desain, Manufaktur, dan Teknologi Tinggi

Turki menguasai desain dan manufaktur pesawat lengkap, dari UAV HÜRJET hingga helikopter T625 Gökbey, sebagaimana dilaporkan Aviation Week, Rabu (27/8/2025). TAI memproduksi fuselage, sayap komposit karbon fiber untuk Embraer E2, Boeing 787, Airbus A350 via fasilitas Ankara seluas 1 juta m², mengurangi impor 70 persen, demikian dikutip Anadolu Agency.

“Kami memiliki 500+ sistem manufaktur CNC, autoclave 20 meter, dan wind tunnel supersonik,” jelas Demiroğlu, melansir TRT World.

Erdogan meresmikan Drone Bayraktar Akinci

Kerja sama global memperkuat kapasitas: TAI-Embraer menjajaki produksi E2 lokal, Boeing memesan 300+ shipset struktur, Airbus mengontrak wing parts senilai 1 miliar euro, sebagaimana dilaporkan Aviation Week.

Ini menciptakan 50 ribu lapangan kerja high-tech, menargetkan ekspor aerospace 10 miliar dolar AS pada 2030, demikian dikutip AA, Selasa (17/6/2025). Material superalloy, titanium forging, dan coating stealth diproduksi lokal via TÜBİTAK, mengurangi ketergantungan Eropa 80 persen.

Penguasaan high-tech melalui strategi 2023-2027 mencakup AI sensor fusion, directed energy laser 100kW, quantum computing defense, nanoteknologi radar, sebagaimana dilaporkan Atlantic Council, Kamis (7/7/2024). CEO TEI Mahmut Akşit menyebut TF35000 sebagai “jantung nasional” dengan thrust 35.000 lbf dan material blade tahan 2.000°C, demikian dikutip TRT World.

Aselsan mengembangkan EW suite KORAL gen-3 dan jammer drone AI, diekspor ke 20 negara, melansir Politics Today, Selasa (22/10/2025).

Turki menginvestasikan 2 miliar dolar AS per tahun untuk R&D pertahanan, memiliki 1.000+ paten aerospace 2025, sebagaimana dilaporkan SWP Berlin. “Kami bersaing dengan Israel dan Korea Selatan di drone swarm serta hypersonic,” kata Görgün, menempatkan Turki di liga super global.

Sistem Hipersonik Aselsan dan Roket Somalia

Aselsan merencanakan Gök Kalkanı: interceptor rudal balistik hipersonik orbit rendah menggunakan laser DEW 150kW + kinetic kill vehicle, melindungi Turki dari Mach 5+ Iran/Rusia, demikian dikutip Anadolu Agency, Jumat (12/12/2025).

“Kami tidak lagi bergantung pada pertahanan tanah; space-based Gök Kalkanı menjadi perisai orbit,” melansir konferensi Ankara. Sistem ini mengintegrasikan satelit SOMJ-A early warning dan AI tracking, menargetkan operasional 2030,” ujar CEO Aselsan Ahmet Akyol.

Proyek paralel meliputi mesin TFX KAAN testbed awal 2026 dan HÜRJET light combat trainer seri 2027, demikian dikutip TRT World. Ini melengkapi armada F-16 upgrade Block 70 dan S-400 Rusia yang diklaim kompatibel dengan KAAN.

Direktorat Luar Angkasa Turki (TUA) membangun spaceport roket di Somalia hasil MoU Ankara-Mogadishu, menciptakan 5.000 lapangan kerja lokal melalui pelatihan 500 teknisi Turki, melansir sumber TUA. Fasilitas menargetkan peluncuran satelit LEO 500kg pada 2029 dengan akses equator berbiaya rendah dibanding Kazakhstan, sebagaimana dilaporkan TRT World. “Somalia menjadi gerbang Turki ke antariksa Afrika,” ujar pejabat TUA.

Dr. Cemil Erdem dari Universitas Hacettepe menilai: “Proyek ini mewujudkan visi Century of Türkiye Erdoğan, menggabungkan geopolitik dan teknologi,” demikian dikutip Anadolu Agency, Selasa (17/6/2025). Turki mencapai self-reliance 75 persen pertahanan, mengurangi impor Barat, menjadi model negara berkembang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:drone Bayraktar TB2HeadlineIndustri pertahanan TurkiKAANTurkiTurkiye
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kusmanto Apresiasi Kiprah Hidayatullah dan Ajak Sinergi Bangun dan Jaga Jakarta Kusmanto Apresiasi Kiprah Hidayatullah dan Ajak Sinergi Bangun dan Jaga Jakarta
Tulisan selanjutnya Riset: Genosida Gaza Pengaruhi Warga Inggris Memeluk Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?