Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hujan Badai Berlalu Umat Kristiani Filipina Padati Kebaktian Gereja di Dubai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Desember 2025 19:52 7:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Desember 2025 19:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Setelah dua hari ditunda disebabkan hujan badai, acara keagamaan umat Kristen asal Filipina Simbang Gabi kembali digelar di Gereja Santa Maria di daerah Oud Metha dan Gereja Santo Fransiskus Asisi di daerah Jebel Ali, Dubai.

Pengumuman resmi dari Gereja Santo Fransiskus Assisi mengkonfirmasi bahwa kebaktian-kebaktian Simbang Gabi, yang digelar selama 9 hari menjelang Natal, akan kembali dilaksanakan pada pukul 8 malam hari Jumat, 19 Desember, setelah acara itu dibatalkan pada hari Kamis malam.

Kedua gereja itu memperkirakan ribuan orang akan datang untuk mengikuti kebaktian pada Jumat malam. Pada hari pertama dari rangkaian 9 hari Simbang Gabi yang dimulai 15 Desember, lebih dari 20.000 orang dikabarkan menghadiri kebaktian di gereja-gereja itu.

Pada tanggal 16 Desember malam, lebih dari 30.000 orang mendatangi kebaktian di Gereja Santa Maria, Dubai, sehingga area sekitar gereja dibanjiri manusia. Misa ketika itu dipimpin oleh Kardinal Luis Antonio Tagle, Pro-Prefek Dikasteri untuk Evangelisasi, yang sedang berada di Dubai dalam rangka kunjungan dinas ke wilayah Vikariat Apostolik Arabia Selatan, lapor Gulf News Jumat (19/12/2025).

Simbang Gabi merupakan salah satu tradisi keagamaan menjelang Natal penganut Kristen asal Filipina. Simbang Gabi berasal dari akhir tahun 1600-an pada era penjajahan Spanyol di Filipina. Para biarawan Spanyol memperkenalkannya sebagai “Misa de Gallo” untuk mengakomodasi waktu peribadatan bagi para petani yang umumnya bekerja sejak sebelum matahari terbit.

Baca Juga

Aksi demonstrasi pro Palestina terhadap tim bola basket Israel di Spanyol
19 Kota di Dunia Gelar Aksi Demo, Desak Blokade Gaza Segera Dibuka
Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT
‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?

Para pekerja migran asal Filipina membawa tradisi Simbang Gabi ke Dubai pada awal tahun 2000-an, menyesuaikan waktunya di malam hari (sekitar pukul 8 malam) supaya sesuai dengan jadwal kerja di negara kawasan Teluk.

Simbang Gabi dijadwalkan akan diadakan setiap hari hingga malam Natal di Gereja Santa Maria dan Gereja Santo Fransiskus Asisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terungkap! UEA Diam-Diam Beli Senjata ‘Israel’ Senilai Rp38,5 Triliun
Tulisan selanjutnya Istri Gubernur Aceh Menembus Pedalaman Salurkan Bantuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat

Berita
16 Agustus 2026 10:55
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Desak Netanyahu Larang Presiden Palestina Kembali ke Tepi Barat
Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT

Terbaru

  • 19 Kota di Dunia Gelar Aksi Demo, Desak Blokade Gaza Segera Dibuka
  • Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
  • Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
  • 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT
  • ‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?
  • Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
  • Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar
  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
  • Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
  • Raja Yordania akan Melawat ke China

Mungkin Anda Juga Suka

pengungsi rohingya
Berita

Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar

18 Agustus 2026 05:00
Berita

Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal

17 Agustus 2026 20:07
Berita

Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu

17 Agustus 2026 18:36
Raja Yordania Abdullah II
Berita

Raja Yordania akan Melawat ke China

17 Agustus 2026 17:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?