Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terungkap! UEA Diam-Diam Beli Senjata ‘Israel’ Senilai Rp38,5 Triliun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 Desember 2025 19:06 7:06 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 Desember 2025 19:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Uni Emirat Arab (UEA) diam-diam telah menandatangani kesepakatan senjata senilai $2,3 miliar (setara Rp28,5 triliun) dengan produsen senjata ‘Israel’ Elbit Systems, menurut laporan media Prancis Intelligence Online awal pekan ini.

Kesepakatan tersebut telah diumumkan bulan lalu oleh Elbit Systems, tetapi identitas pembeli dirahasiakan.

Elbit, yang fasilitasnya di Inggris dan Eropa sering menjadi target protes pro-Palestina, memproduksi sejumlah peralatan militer ‘Israel’ yang paling canggih, termasuk sistem tanpa awak dan sensor udara.

Menurut Intelligence Online, UEA membeli versi canggih dari sistem perlindungan pesawat J-Music milik Elbit.

Sistem ini mengandalkan teknologi laser canggih untuk menonaktifkan sensor rudal permukaan-ke-udara yang diluncurkan ke pesawat. Sistem ini akan diproduksi di UEA sebagai bagian dari proyek bersama yang telah mendapat persetujuan dari pemerintah zionis ‘Israel’.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Kesepakatan ini akan diimplementasikan selama delapan tahun dan dianggap sebagai kesepakatan senjata terbesar kedua dalam sejarah ‘Israel’.

Banyak rincian dari kesepakatan tersebut masih dirahasiakan karena sensitivitas teknologi pertahanan tersebut. Amnesty International dan Oxfam sama-sama mengkritik kesepakatan tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu dapat berkontribusi pada kerugian warga sipil atau melanggar hukum internasional.

Selain bekerja sama dengan zionis, UEA juga diyakini mendukung milisi yang telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia serius di seluruh wilayah, seperti Pasukan Dukungan Cepat (RSF) di Sudan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abraham Accordsisraelnormalisasi IsraelPerjanjian AbrahamUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pulihkan Layanan Kesehatan Pasca Bencana, Aceh Terjunkan 33 Tim EMT
Tulisan selanjutnya Hujan Badai Berlalu Umat Kristiani Filipina Padati Kebaktian Gereja di Dubai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?