Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Korea Selatan Bawa Pulang 73 Warganya Tersangka Online Scam dari Kamboja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2026 13:02 1:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2026 10:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Korea Selatan, hari Jumat (23/1/2026), membawa pulang 73 warganya yang dituduh menjalankan jaringan online scam di Kamboja untuk menjalani pemeriksaan di dalam negeri.

Itu merupakan rombongan pemulangan tersangka pelaku kriminal ke Korea Selatan, di tengah kemarahan publik setelah mencuat kabar tentang kematian seorang pelajar Korea Selatan di Kamboja.

Pesawat sewaan yang membawa puluhan tersangka kriminal itu mendarat di Bandara Internasional Incheon di dekat Seoul, lapor kantor berita Yonhap seperti dilansir DW.

Tayangan televisi menunjukkan 65 pria dan 8 wanita tiba dalam keadaan tangan diborgol dan mengenakan masker. Mereka kemudian diangkut dengan sejumlah bus menuju kantor polisi.

Pihak berweangan mengatakan mereka menipu 876 warga Korea Selatan dengan nilai kerugian sekitar 48,6 miliar won ($33 juta).

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Petugas penyidik mengidentifikasi 7 pusat scam di Kamboja yang berkaitan dengan kelompok penipu itu, yang di antaranya sepasang pria-wanita yang melakukan penipuan asmara dengan bantuan teknologi AI terhadap lebih dari 100 korban senilai kurang lebih 12 miliar won. Aparat mengatakan mereka melakukan operasi plastik pada wajahnya guna menghindari identifikasi.

Masyarakat Korea Selatan marah ketika seorang pelajar asal negara mereka ditemukan tewas konon akibat dipaksa bekerja di sebuah scam center di Kamboja. Pelajar malang itu diketahui mengalami penyiksaan dan dipukuli.

Perwira senior polisi Yoo Seung Ryul mengatakan pihak berwenang akan memburu para pelaku kejahatan yang melukai warga Korea Selatan.

Puluhan tersangka itu termasuk di antara sekitar 260 warga Korea Selatan yang diringkus beberapa bulan terakhir dalam operasi pengerebekan atas pusat penipuan daring di Kamboja yang dilakukan secara bersama-sama oleh aparat kedua negara. Seorang juru bicara dari kantor kepresiden mengatakan repatriasi itu merupakan buah dari investigasi bersama yang dilakukan oleh kedua negara.

Sejak Oktober 2025, sekitar 130 warga Korsel tersangka scam online dipulangkan dari Kamboja, bersama dengan lebih dari 20 tersangka lain dari Laos, Vietnam, Tailan dan Filipina. Setelah repatriasi hari Jumat itu, sekitar 60 warga Korsel masih berada di dalam tahanan Kamboja menunggu pemulangan.

Pemerintah Korea Selatan mengirim delegasinya ke Kamboja untuk melakukan pembicaraan tentang kerja sama operasi penangkapan pada bulan Oktober tahun lalu, setelah kabar kematian pelajar itu mencuat. Kala itu pemerintah Seoul memperkirakan sekitar 1.000 warganya bekerja di berbagai scam center di Kamboja, sebagian dipaksa untuk tinggal di sana.

Menurut UN Office on Drugs and Crime seringkali para pekerja scam center merupakan korban dari perdagangan manusia yang menjadi ditipu ketika mencari pekerjaan. Badan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa itu mengatakan sebanyak $18 miliar sampai $37 miliar uang masyarakat dunia diambil dengan cara penipuan daring pada tahun 2023.

Awal bulan ini, otoritas Kamboja menangkap dan mengekstradisi seorang taipan China yang dituduh menjalankan jaringan raksasa penipuan daring.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perdana Menteri Spanyol akan mengakui negara Palestina Tidak Ada Perwakilan Palestina, Spanyol Menolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’
Tulisan selanjutnya Kasih Makan Burung Liar Nenek di Singapura Jadi Terdakwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

17 Oktober 2026 21:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?