Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dari Kairo, Indonesia Ajak Dunia Islam Bersatu Hadapi Krisis Global

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Februari 2026 05:44 5:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Februari 2026 05:42
Bagikan
Wamenlu RI Anis Matta. Foto: RRI
Bagikan

Hidayatullah.com— Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Wamenlu RI) Anis Matta menyerukan pentingnya semangat kolektivitas dunia Islam dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan melemahnya tata kelola dunia. Seruan itu disampaikan dalam seminar internasional yang diselenggarakan di Kairo, Mesir, Rabu, 4 Februari 2026.

Seminar bertajuk “Indonesia and Integration into the Islamic World: New Roadmap” diselenggarakan melalui kerja sama antara Al Hewar Center for Political and Media Studies dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Mesir. Acara ini dihadiri oleh akademisi dan praktisi diplomasi serta pemikir dari berbagai negara Islam.

Dalam paparannya, Anis Matta menekankan bahwa dunia Islam perlu menguatkan solidaritas kolektif untuk merespons tantangan global bersama, bukan secara individual. Hal ini penting, ujar dia, di tengah situasi geopolitik global yang ditandai konflik berkepanjangan, ketidakpastian ekonomi, serta melemahnya institusi internasional.

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar yang demokratis dan stabil siap membangun kemitraan erat untuk menghadapi berbagai tantangan,” katanya, kutip ANTARA.

Anis menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila — yang mencakup ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial — relevan ditawarkan kepada komunitas dunia Islam saat ini. Ia menilai nilai-nilai tersebut dapat menjadi dasar kuat untuk membangun kerja sama strategis dan solidaritas yang kokoh di antara negara-negara Islam.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Nilai-nilai ini merupakan fondasi yang dapat membantu meredam fragmentasi internal dan memperkuat kepercayaan terhadap tata kelola global,” katanya

Anis juga menyerukan agar kerja sama antarnegara Islam diperluas dalam berbagai bidang, termasuk diplomasi, ekonomi, pendidikan, dan media, sehingga dapat menciptakan narasi positif dunia Islam yang kuat di kancah global. Para peserta seminar menilai pendekatan tersebut relevan untuk menghadapi tantangan bersama yang tidak dapat diselesaikan oleh satu negara saja.

Seminar menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, antara lain penguatan kerja sama antar-think tank, kolaborasi media dan penerjemahan untuk memperluas penyebaran gagasan positif, serta fasilitasi pertemuan bisnis yang mendorong integrasi ekonomi serta hubungan strategis antarnegara Islam.

Selain itu, para peserta memberi apresiasi kepada Indonesia atas perannya dalam mempererat dialog dan kerja sama di dunia Islam, dengan Mesir dipandang sebagai mitra strategis dalam menjangkau kawasan Afrika serta negara-negara Islam lainnya.

Respons positif ini mencerminkan keinginan komunitas internasional untuk menjadikan forum seperti seminar tersebut sebagai ruang dialog yang dapat memperkuat solidaritas dan solusi bersama bagi persoalan global yang dihadapi dunia Islam saat ini.

Pernyataan Anis tersebut muncul di tengah perubahan lanskap geopolitik global yang semakin kompleks, di mana isu konflik, ketidakpastian ekonomi, serta krisis sistemik menjadi tantangan utama banyak negara. Pemerintah Indonesia menilai semangat kolektivitas dan kemitraan antarpemerintah merupakan kunci untuk menghadapi masa depan yang penuh dinamika global.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anis Mattadunia IslamMenteri Luar NegeriRepublik IndonesiaWamenlu RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi BJP Assam Disorot Usai Video ‘Tembak Muslim’ yang Viral
Tulisan selanjutnya Presiden Ajak Umat Islam Jalani Puasa dengan Tenang dan Penuh Persatuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?