Hidayatullah.com– Serangan drone menarget rumah kediaman Presiden Daerah Otonomi Kurdistan Iraq pada Sabtu (28/3/2026) dini hari, kata sumber keamanan.
Perdana Menteri Iraq Mohammed Shia al-Sudani mengecam serangan atas rumah Nechirvan Barzani tersebut dan sudah melakukan pembicaraan dengannya lewat telepon, kata kantor PM Iraq seperti dilansir Reuters.
PM Sudani memerintahkan pembentukan tim keamanan dan teknis bersama yang terdiri dari aparat federal dan Kurdistan guna menyelidiki insiden itu dan menemukan para pelakunya, imbuh pernyataan dari kantornya.
Sejak pecah perang yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel atas Iran pada 28 Februari, serangan udara berkali-kali menarget lokasi-lokasi milik milisi-milisi Syiah pro-Iran yang berada di Kurdistan, Popular Mobilization Forces, serta para petempur Kurdi yang tergabung dalam Peshmerga.
Militer Iraq menuding pihak AS dan Israel sebagai pelaku dari serangan-serangan udara atas PMF.Kelompok-kelompok bersenjata sokongan Iran juga melancarkan serangan atas sejumlah pangkalan AS dan Kedutaan Besar AS di Iraq.
Sumber-sumber keamanan juga mengatakan bahwa sistem pertahanan udara menembak jatuh sebuah drone dekat sebuah pangkalan Peshmerga di Duhok.*




