Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat akan Tarik Ribuan Pasukan dari Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2026 11:14 11:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Mei 2026 11:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Pertahanan Amerika Serkat Pete Hegseth telah memerintahkan penarikan sekitar 5.000 tentara Amerika yang ditempatkan di Jerman, kata Pentagon hari Jumat (1/5/2026).

Penarikan itu akan dituntaskan pada kurun enam sampai 12 bulan ke depan, kata juru bicara Pentagon Sean Parnell dalam sebuah pernyataan seperti dilansir DW.

“Keputusan itu menyusul review atas kekuatan pasukan Departemen [Keamanan] di Eropa dan serta memperhatikan kesesuai kebutuhan ruang dan kondisi di lapangan,” imbuhnya. Pengumuman itu muncul sehari setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memangkas jumlah pasukan AS di Jerman, dan mengkritik Kanselir Jerman Friedrich Merz, yang belum lama ini mengatakan bahwa “AS sedang dipermalukan oleh Iran”.

Mendengar pernyataan Merz tersebut Trump langsung membalas dengan komentar pedas, mengatakan pemimpin Jerman itu “tidak tahu apa yang dia bicarakan!” Dan menyebutnya sebagai pemimpin yang “sama sekali tidak efektif”.

Hari Jumat, Trump juga mengumumkan kenaikan tarif atas produk mobil dan truk dari Uni Eropa, langkah yang memukul Jerman paling keras sebagai raja industri otomotif Eropa.

Baca Juga

Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah
‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan kepada Reuters bahwa retorika Jerman belum lama ini “tidak tepat dan tidak membantu”.

“Presiden beraksi secara wajar terhadap pernyataan-pernyataan kontraproduktif semacam itu,” lapor Reuters mengutip pejabat yang tidak disebutkan identitasnya itu.

Saat ini Amerika Serikat menempatkan lebih banyak pasukannya di Jerman dibandingkan negara lain di Eropa, sejak akhir Perang Dunia II dan awal Perang Dingin.

Per Desember 2025, lebih dari 36.000 tentara aktif Amerika ditempatkan di Jerman, menurut US Defense Manpower Data Center. Angka itu termasuk personel yang ditempatkan di Ramstein di barat daya Jerman, yang dipandang sebagai pangkalan udara AS terbesar di luar negeri.

Amerika Serikat memiliki sejumlah fasilitas militer besar lain di Jerman, termasuk markas besar US European Command dan US Africa Command.

Setelah Jerman, di mana terdapat lima dari tujuh garnisun AS di Eropa, Inggris dan Italia merupakan negara yang paling banyak ketempatan personel militer AS di benua itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya May Day Polisi Turki Tangkap 500 Orang di Istanbul
Tulisan selanjutnya Pentagon Setujui Penjualan Militer Bernilai $8,6 Miliar ke Israel, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini

Berita
3 Agustus 2026 06:00
Hari Pertama Saudi Education Expo 2026, Ribuan Pengunjung Padati SMESCO Jakarta
Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
Di Tengah Tekanan Amerika Serikat, Chad Jadi Negara Kelima yang Keluar dari ICC
Satu Nyawa Yahudi Setara 10 Juta Warga Palestina, Pengacara ‘Israel’ Serukan Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
  • Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
  • Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
  • Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah
  • ‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza
  • Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama
  • Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
  • Wisuda Perdana SMI Semarang, Belasan Mualaf Terima Bantuan Alat Shalat
  • Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
  • Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama

4 Agustus 2026 18:19
Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah shalat kepada belasan mualaf di Sekolah Mualaf Indonesia (SMI) Jalan Sendangguwo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026).
Berita

Wisuda Perdana SMI Semarang, Belasan Mualaf Terima Bantuan Alat Shalat

4 Agustus 2026 14:56
Berita

Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid

4 Agustus 2026 07:00
Berita

Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki

4 Agustus 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?