Hidayatullah.com– Petroleum Development Oman hari Jumat (5/6/2026) mengatakan operasional terminal Mina al-Fahal kembali berjalan normal setelah terjadi ledakan di dekat tempat tambatan kapalnya.
Ledakan itu terjadi di antara tambatan pelampung tunggal (SBM) 1 dan 2 akibat dugaan serangan drone, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters.
Akibat ledakan itu kegiatan pemuatan minyak mentah untuk ekspor di pelabuhan itu sempat terhenti.
Tidak jelas kapan serangan itu terjadi.Beberapa supertanker terlihat melepas sauh di dekat pelabuhan pada hari Jumat, menurut data pelayaran dari LSEG.
Oman mengekspor 800.000 hingga 900.000 barel minyak mentah per hari dari terminal itu.
Media pemerintah Iran hari Rabu (3/6/2026) melaporkan bahwa Teheran menarget sebuah kapal militer Amerika Serikat yang menjadi tempat “pusat komando dan kontrol” di saat kapal itu berlayar mendekati wilayah perairan Iran di kawasan Teluk Oman, sebuah tuduhan yang dibantah oleh US Central Command (CENTCOM).*




