Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Juli 2026 10:20 10:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Juli 2026 10:20
Bagikan
Bendera Israel dan Uni Eropa EU
Bagikan

Hidayatullah.com– Para menteri luar negeri negara anggota Uni Eropa sedang membahas larangan impor produk-produk yang dibuat di pemukiman-pemukiman Yahudi Israel, setelah sejumlah negara anggota mendesak supaya blok kerja sama ekonomi itu mengambil tindakan, kata beberapa diplomat hari Jumat (10/7/2026).

Dilansir AFP, para diplomat mengatakan bahwa perdebatan dalam pertemuan di Brussels pada hari Senin tidak dimaksudkan untuk menghasilkan keputusan konkret, tetapi untuk mengukur apakah ada dukungan yang cukup terhadap langkah tersebut untuk ditindaklanjuti.

Beberapa negara UE — yaitu Irlandia, Belanda dan Spanyol — sudah memberlakukan larangan dagang sendiri atas produk yang dibuat di pemukiman-pemukiman ilegal Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki Zionis, yang menurut hukum internasional merupakan pemukiman ilegal.

Disebabkan ada tekanan supaya UE sebagai satu kesatuan mengambil langkah serupa, para pemimpin eksekutif blok tersebut pekan ini menawarkan opsi untuk membatasi perdagangan dengan pemukiman ilegal Yahudi. Belum disepakati juga apakah keputusan pembatasan perdagangan itu nantinya perlu mendapatkan persetujuan semua 27 negara anggota atau hanya sebagian besarnya.

Para diplomat mengatakan bahwa negara yang dikenal getol membela Zionis seperti Jerman dan Italia masih belum mengambil sikap tentang langkah itu.

Baca Juga

Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA

Zionis Israel menduduki wilayah Tepi Barat sejak 1967. Lebih dari 500.000 pemukim Yahudi tinggal dan meneta di teritori Palestina itu, termasuk di Yerusalem Timur. Mereka menyerobot tanah di wilayah yang dihuni tiga juta penduduk Palestina itu.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk perluasan “tiada henti” pemukiman ilega Yahudi di Tepi Barat, mengatakan dalam sebuah laporan yang dilihat AFP bulan lalu bahwa ekspansi pemukiman Yahudi itu menyebabkan krisis penggusuran paling parah di wilayah itu sejak 1967.

Uni Eropa sejak lama mengalami perpecahan dalam isu Palestina-Israel, dengan beberapa negara mati-matian membela Zionis sementara sebagian lain memberikan dukungan bagi rakyat Palestina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
Tulisan selanjutnya Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan

Berita
11 Juli 2026 10:50
UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral

Terbaru

  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
  • Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
  • Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
  • Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah

10 Juli 2026 17:23
Berita

Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

10 Juli 2026 05:00
Berita

Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital

9 Juli 2026 19:30
Berita

MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia

9 Juli 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?