Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Advertorial

Masya Allah, Anak-anak Miskin Pelosok Desa Pun Ingin Jadi Penghafal al Quran

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 31 Desember 2016 06:26 6:26 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 30 Desember 2016 20:31
Bagikan
Anak-anak Dusun Ngasem, Desa Gembong, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.
Bagikan

UPAYA untuk mendidik dan menjadi penghafal al-Quran ternyata tidak hanya dimonopoli anak-anak dan lembaga-lembaga yang ada di kota atau pesantren-pesantren terbaik, tetapi juga oleh lembaga pendidikan al-Quran dan anak-anak di desa. Cobalah tengok anak-anak yang berada pelosok desa di ujung Propinsi Jawa Timur ini, tepatnya di RT 05/RW 07 Dusun Ngasem, Desa Gembong, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, sejumlah anak sedang bersemangat menghafal al-Quran.

Jumlah mereka ada 27 anak. Yang sudah ikut belajar hafalan al-Quran sebanyak 15 anak. Alhamdulillah sudah ada yang selesai menghafal juz 30 dan mau menginjak juz 29.

“Mereka anak-anak buruh tani miskin, beberapa di antaranya sudah kehilangan orang tuanya (yatim). Tapi anak-anak ini punya semangat belajar dan ingin bisa baca al-Quran, serta ingin menjadi penghafal Quran,” kata Ust. Lulut Purwo yang setia mendampingi anak-anak desa itu belajar al-Quran.

Menurut Ust. Lulut, anak-anak itu memiliki motivasi menghafal Al Quran seperti anak-anak lain di kota, yang orang tuanya mampu mengirim ke pesantren-pesantren terbaik. Tetapi dengan kondisi yang ada, mereka cukup belajar dan menghafal al-Quran di desa mereka berada saja.

Namun, tantangannya tidak ringan. Kekurangan sarana dan kebutuhan dana operasional menjadi salah satu hambatan yang dialami Ust. Lulut. Untuk mengharapkan bantuan orangtua anak tidak mungkin, karena mereka tergolong duafa. Meski demikian, dia tidak berputus asa. “Mohon kami didoakan, agar bisa istiqomah mendampingi anak-anak. Kami ingin mereka bangkit dan terjaga akhlaknya dengan al-Quran.”

Baca Juga

Buat Avatar Profil Kartun Unik dari Foto Anda
Pengaruh Desain Pedang Tiongkok terhadap Gaya Pedang Demon Slayer
BMH Bersama Impact Dampingi Pemberdayaan Perempuan Eks-Baduy Kembangkan Kerajinan Koja di Lebak
Apa yang Ramadan Ingatkan Kita tentang Strategi Trading Jangka Panjang
Panduan Lengkap Mengonversi PNG ke JPG dengan Mudah dan Efisien

“Saat ini yang sangat mendesak kami butuhkan adalah sarana belajar dan biaya operasional,” tutur Lulut

penghafal-quran-pacitan4

Bagi yang tergerak untuk membantu anak-anak itu, bisa berpartisipasi dengan memberikan dukungan, baik berupa dana, peralatan dan sarana belajar, atau busana muslim, melalui Yayasan Wakaf Quran Suara Hidayatullah. Donasi bisa ditransfer ke rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) No. 372.000.5353 an. YYS. Wakaf Quran Suara Hidayatullah.

Jangan lupa tambahkan angka unik (misal 123) dalam setiap transfer donasi. Contoh Rp.1.000.123. Silakan konfirmasi ke WA: 0813.1752.5826. Informasi lebih lanjut di http://sejutaquran.org/. *

banner-wakaf-quran

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak Pacitanpenghafal al-Quran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya densus 88 Pemuda Muhammadiyah Kembali Kritik Densus Tembak Mati Terduga Teroris
Tulisan selanjutnya Ulama Memburu Berkah Rizki di Pagi Hari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Advertorial

Mengoptimalkan Kreativitas Digital dengan Video AI dan Buat Logo yang Profesional

12 Februari 2026 16:35
Advertorial

Revolusi Kreatif: Bagaimana Alat Online dan Teknologi Cerdas Mengubah Dunia Pengeditan Video

12 Februari 2026 15:35
Advertorial

Cara Buat Logo Animasi Menggunakan Online Video Editor

2 Februari 2026 16:32
Advertorial

Panduan Langkah demi Langkah: PNG ke JPG untuk Editing Video AI

2 Februari 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?