Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Dua Mahasiswa Indonesia Ikuti Program Volunteer di Maroko

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2014 12:43 12:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2014 10:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Selama  dua pekan sudah dua mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studinya di universitas yang berbeda kini berada di Maroko dalam rangka mengikuti Ramadan & Childcare Program di bawah lembaga International Volunteer HQ (IVHQ).

International Volunteer HQ (IVHQ) adalah sebuah lembaga volunteer yang berpusat di New Plymouth, Selandia Baru. Didirikan pada bulan Juli 2007, IVHQ telah tumbuh menjadi perusahaan perjalanan relawan terkemuka di dunia yang memilki lebih dari 25 negara di seluruh dunia dan menempatkan ribuan sukarelawan di luar negeri setiap tahunnya.

“Kegiatan tersebut dilakukan dengan sukarela yang bertujuan untuk memberi manfaat bagi orang lain dan masyarakat. Seperti mengajar bahasa inggris dan mengasuh anak-anak umur 1 sampai 7 tahun” ujar Talitha Amalia Zafira, mahasiswi Indonesia yang mengikuti program tersebut dari universitas Central Saint Martins, London. Satunya lagi adalah Rhesa Anata mahasiswa Indonesia dari Universite de Picardie Jules Verne’ France.

Dalam kegitan tersebut Rhesa merasakan banyak sekali manfaat yang didapat dari negeri terbenamnya matahri, Maroko. Kendati ada sedikit masalah dalam berkomunikasi yang terkadang harus menggunakan bahasa Arab darijah (bahasa pasaran setempat) namun justru menjadi tantangan tersendiri.

”Selama belajar di Prancis hampir 3 tahun saya tidak pernah mendengarkan kumandang adzan, disini disamping menjadi sukarelawan saya juga bisa mengkaji lebih dalam khazanah Islam dan kebudayan di Maroko serta belajar bahasa Arab,” ujar Rhesa pada acara dialog dan sharing bersama rekan Perhimpunan Palajar Indonesia (PPI) Maroko.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Kegiatan ini juga diikuti oleh para mahasiswa lainnya yang berasal dari berbagai Negara. Filza Syahirah, mahasiswi asal Singapura merasa senang sekali bisa mengamlkan ilmunya dan bisa belajar banyak bagaimana caranya mengurus anak kecil.

Masyarakat Maroko sangat mengapresaiasi sekali dengan hadirnya kegiatan ini. Mereka bisa mendapatkan bimbingan cara belajar bahasa Inggris gratis dan merasa terbantu dalam mengasuh anak didik mereka. Mereka berharap tahun depan bisa berkunjung kembali sehingga bisa membantu mereka kembali dalam mendalami bahasa inggris dan kegiatan lainnya.*/Kusnadi El Ghezwa, Koordinator Media Informasi PPI Maroko

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahasa inggrismahasiswamaroko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HNW: Pemimpin Baru harus kembali ke Fitrah seperti ajaran Islam
Tulisan selanjutnya pemimpin taqwa Dari Puasa Mengharap Pemimpin Taqwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?