Hidayatulllah.com– Hari Sabtu (05/03/2016) kemarin, salah satu lembaga pemberdayaan nasional, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harfa Cabang Pandeglang mengunjungi Desa Sukaresmi, satu diantara 11 desa dampingan LAZ Harfa Cabang Pandeglang.
Di Desa Sukaresmi terdapat beberapa program pemberdayaan berupa Arisan Jamban, Pemanfaatan Lahan Pekarangan (PLP) dan Bank Sampah Harfa (BSH).
“Harfa dan Mandiri Daya Insani merupakan lembaga yang bergerak dalam hal pemberdayaan masyarakat. Kami melihat Harfa memiliki desa-desa dampingan yang banyak menginspirasi. Maka dari itu, kunjungan ini sebagai sarana silaturrahim sekaligus kami ingin belajar kepada bapak dan ibu semua tentang program Harfa dilingkup pedesaan,” ucap Cecep Lubis MDI dalam sambutan pertamanya di program Arisan Jamban di Kampung Buni Ayu RT 06/01, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi – Pandeglang.
Dari 19 kampung di Desa Sukaresmi, terdapat dua kampung yang mengadakan Arisan Jamban, yaitu Kampung Buni Ayu dan Kampung Baru Leuwi Gede.
“Seneng banget pas punya wc waktu itu. Kalau ngga ada arisan mungkin ga akan kebeli itu WC,” ujar Ketua Arisan Jamban, Sairoh, menjawab pertanyaan dari MDI.
Ia mengatakan, sebelum ada arisan, kebiasaan buang air telah melekat di masyarakat. Ketika musin hujan, mereka membuang kotoran di selokan atat kebun. Namun jika musim kemarau, maka mereka akan membuang kotorannya di sawah.
Agenda kedua yaitu melihat Kebun Bibit Desa (KBD) Kampung Bakung, Desa Sukaresmi. Disana terdapat beberapa macam tanaman yang dibibitkan, yaitu cabe rawit, cabe keriting, tomat, terong, juga sayuran kangkung dan bayam dan diberikan kepada anggota Arisan Jamban dan masyarakat sekitar.
“Saya sudah satu bulan ini ngga beli cabe bu,” ucap singkat Ibu Sairoh Ketua Arisan Jamban yang lahan pekaranggannya juga telah dipenuhi oleh tanaman sayur.
Dahulu, bisa dihitung setiap rumah yang memiliki Pemanfaatan Lahan Pekarangan (PLP). Tapi setelah LAZ Harfa mendampingi desa ini, hampir setiap rumah mempunyai PLP. Ini sangat bermanfaat karena bisa mengurangi biaya pengeluaran sehari-hari.
Selanjutnya, tamu yang berjumlah 10 orang ini mengunjungi Bank Sampah Harfa (BSH) di Kampung Babakan Kembang RT 13/03. Masyarakat sudah berkumpul di tempat Unit Pengepul Sampah (UPS) dan menyambut tamu kunjungan dengan penuh antusias dan rasa bahagia. Tamu dari MDI bertanya mengenai jenis-jenis sampah yang ditabung, harga beberapa jenis sampah serta dampak eksistensi BSH di kampung tersebut.
Menurut Ketua BSH UPS Babakan Kembang, Ibu Eti, saat ini masyarakat sudah memiliki kesadaran untuk bersih. Dari orang tua sampai anak-anak, mereka suka mengumpulkan sampah yang bisa ditabung. Bahkan para pengurus bank sampah, mereka seringkali memunguti sampah plastik dari warung dan dari jalan-jalan. Kebiasaan ini sangat menarik bagi para pengunjung dari MDI dan berharap program pemberdayaan seperti ini dapat menjadikan memandirikan pedesaan, khususnya di Desa Sukaresmi dan meluas hingga ke pedesaan di wilayah lain.*/Kkhafa (Papandeglang)