Hidayatullah.com– Gempa bumi pada Kamis (26/09/2019) yang mengguncang Kota Ambon dan sekitarnya di Maluku telah menyisakan derita bagi masyarakat.
“Masalah yang paling kasat mata sekarang adalah soal kebutuhan konsumsi masyarakat. Sejak musibah sampai hari ini masyarakat sangat butuh air minum. Masyarakat kesulitan air minum karena penjual galon tutup dan ikut mengungsi ke tempat yang lebih aman,” terang Kepala BMH Perwakilan Maluku, Ali Ikrom, Jumat (27/09/2019).
Baca: Khawatir Gempa Lagi, Warga Maluku Mengungsi ke Tanah Lapang
Sehari pasca gempa ini BMH bergerak menyalurkan bantuan berupa air minum untuk para korban.
“Air minum ini sangat mendesak, maka BMH segerakan memberikan bantuan berupa air minum. Tim sudah bergerak dari tenda ke tenda pengungsian,” imbuh Ikrom.
Selain kepada masyarakat, bantuan air minum juga dikirimkan ke santri putra dan putri Pesantren Hidayatullah Liang, Kabupaten Maluku Tengah.
Secara umum masyarakat sangat membutuhkan uluran tangan kita semua karena tercatat rumah yang roboh dan warga mengungsi tidak kurang dari 15.000 jiwa.
“Bantuan ini masih sangat minim, masyarakat sangat membutuhkan makanan, makanan ringan, selimut, perlengkapan bayi, terpal, air mineral, senter dan perlengakapan wanita serta bayi. Apalagi sekarang mulai turun hujan,” jelas Ikrom.
Direncanakan BMH Pusat dalam waktu dekat akan datang ke lokasi untuk melakukan assesment secara lebih menyeluruh.
“Kami akan segera turun ke lokasi untuk segera membantu korban, terlebih Forum Zakat (FoZ) menunjuk Laznas BMH agar siap menjadi koordinator lapangan dalam program peduli bencana ini,” tutur Direktur Program BMH Pusat, Firman ZA.* Herim