Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qibla Cola Susul Mecca Cola Ramaikan Pasar Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 April 2003 17:58 5:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2003 17:58
Bagikan
Bagikan

Awal tahun ini, dua orang pengusaha asal Inggris meluncurkan produk minuman halal bernama Qibla Cola, sebagai minuman alternatif ringan pengganti Coca Cola, Pepsi dan beberapa minuman ringan milik Amerika Serikat (AS) yang banyak mendominasi pasaran makanan dan minuman dunia. Zahida Parveen dan Zafer Iqbal, dua orang pengusaha tersebut, memulai usahanya di daerah Derby, Utara England. Semenjak diluncurkan 4 Pebruari lalu, Qibla Cola telah disambut masyarakat muslim di England. Tak kurang hampir setengah juta botol Qibla Cola telah beredar di pasaran. Bahkan sampai ke luar wilayah Inggris. Bahkan untuk memenuhi kekurangan ini, tahun depan direncanakan akan ditambah 1 juta botol dalam sebulan. Semenjak himbauan boikot terhadap produk AS dan Yahudi terus menggema di mana-mana, beberapa pengusaha muslim menyambut baik. Diantaranya membuat produk alternatif agar tidak tergantung pada dominasi Barat. Sebelumnya, telah hadir pula minuman serupa bernama yang di buat seorang pengusaha muslim asal Paris, Tawfiq Mathlouthi dengan slogan nya yang cukup menarik. “No more drinking stupid, drink with commitment”. Hampir sama dengan pendahulunya, Mecca Cola, Qibla memberikan 10 persen keuntungan penjualan untuk membantu penderitaan anak-anak Palestina atas kekejaman Yahudi, Israel. Sementara ini, Qibla diharapkan bisa dipasarkan di beberapa negara dengan penduduk muslim. Diantaranya; Mesir, Pakistan, Malaysia, Indonesia dan beberapa negara Eropa dan Asia yang memiliki penduduk muslim terbesar. (upi/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Analis Barat Setuju OPEC Dibubarkan
Tulisan selanjutnya Baghdad Jatuh Di Tangan Pasukan Penjajah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?