Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Baghdad Jatuh Di Tangan Pasukan Penjajah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 April 2003 18:02 6:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 April 2003 18:02
Bagikan
Bagikan

Tadi malam, ibu kota Irak, Bagdag telah jatuh ke tangan penjajah AS dan sekutunya tanpa ada perlawanan berarti. Praktis, negara dengan julukan 1001 malam itu telah tidak bisa berfungsi. Kemenangan pasukan penjajah menguasai pusat ibu kota ini sebagai bentuk kemenangan sementara pasukan penjajah. Anggota-anggota tentera Iraq juga dikabarkan tidak kelihatan di jalan-jalan utama di sekitar Baghdad. Ini kemudian menyebabkan penduduk Baghdad bebas menyerbu masuk ke toko-toko dan gedung bisnis untuk menjarah berbagai barang jarahan. Untuk semantara waktu, keadaan ini menunjukkan bahwa pemerintah pimpinan Saddam yang telah memerintah selama 23 tahun, tidak lagi menguasai ibu negara mereka Sementara Saddam Hussein dan sejumlah pejabat pentingnya, termasuk tentara-tentara tangguhnya tidak kelihatan. Teka-teka ini sekaligus masih menyiratkan banyak tanda tanya. Saddam telah menghilang selamanya atau hanya menatur strategi untuk sementara waktu. Koresponden LBC, Sultan Suleiman mengatakan, tidak ada seorang pun menteri termasuk Menteri Penerangan, Mohammed Saeed Al-Sahaf muncul di Hotel Palestine, yang biasa menjadi tempat penginapan wartawan asing hari ini. Petugas Kementerian Penerangan yang biasa sering mengiringi wartawan-wartawan asing hampir tiga minggu sejak perang meletus, juga tidak lagi kelihatan di tempat yang sama hari ini. Siaran radio di Baghdad juga tidak mengudara sejak pesawat tempur AS menggempur bangunan di daerah Al-Mansour petang kelmarin. Ia hanya menyiarkan lagu-lagu patriotik saja. Juru bicara Pusat Pemerintah Tentera AS di Qatar, Kapten Frank Thorp mengatakan , masih terlalu awal untuk mengatakan misi tentera AS sudah selesai. Mungkin akan terjadi lagi serangan dari para pejuang Iraq dan kami perlu berhati-hati. katanya. Walau Bagdag telah jatuh, beberapa sumber mentakan Saddam Hussein dan kedua putranya kemungkinan masih hidup dan bersembunyi di daerah Baghdad timur laut. Pemimpin oposisi Irak, Ahmad Chalabi kepada jaringan televisi CNN, Rabu (Kamis WIB) megatakan, Kami tidak memiliki bukti-bukti bahwa mereka telah terbunuh dalam serangan itu,” kata Chalabi mengacu pada pemboman yang dilakukan pesawat AS ke sebuah gedung yang diyakini ketiga orang tersebut berada di dalamnya pada hari Senin lalu. Chalabi, pemimpin Kongres Nasional Irak, juga mempertanyakan klaim pasukan AS dan Inggeris bahwa saudara sepupu Saddam, Ali Hassan al-Majid yang dikenal dengan nama “Chemical Ali” karena memerintahkan serangan gas beracun terhadap warga Kurdi pada tahun 1988, telah tewas. Kekalahan dan ketahuhan Iraq telah bisa diduga banyak orang sebelumnya. Bagaimana mungkin sebuah negara kecil yang tengah dilanda krisis harus menghadapi keroyokan banyak negara penjajah dengan peralahan serba canggihnya. Meski Baghdad telah jatuh, serangan balasan bisa saja muncul di hari-hari mendatang. (Afp/ap/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qibla Cola Susul Mecca Cola Ramaikan Pasar Muslim
Tulisan selanjutnya Haram Bantu Pemerintahan Boneka AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
  • Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
  • Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?