Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Air Susu Wanita AS Mengandung Racun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 September 2003 22:33 10:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 September 2003 22:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seperti dimuat dalam Channel Cincinnati, kajian tersebut dilakukan oleh Environmental Working Group (EWG) dan penyelidik dari University Texas di Houston, mendapatkan bahwa kadar kimia itu berada pada antara 10 hingga 100 kali lebih tinggi dalam air susu wanita AS dibanding wanita Eropa.

Kimia polybrominated diphenyl ethers yang dikenal sebagai PBDEs, ialah kimia yang memperlambat api, kerap ditemui dalam perabot, komputer, automobil dan lemak hewan.

Walaupun, penyelidikan masih belum memastikan bagaimana kimia itu bisa memasuki tubuh manusia, bukti telah jelas menunjukkan bahwa wujud itu telah banyak ditemui dalam jumlah yang besar.

Para peneliti juga tidak dapat memastikan bagaimana PBDEs mampu mempngaruhi manusia tetapi. Namun sejumlah penelitian terhadap hewan menunjukkan ia mampu merusak perkembangan sistem saraf janin.

Dalam kajian EWG, 20 wanita yang kebanyakan ibu muda dari 17 kota di 14 negara bagian telah menyumbangkan contoh susu mereka untuk dibuat kajian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

kadar kimia dalam contoh susu itu 75 kali lebih tinggi dibanding wanita Swedia dan ditengarai mengandung racun.

Dr. Tim Johnson, dari WCVB-TV di Boston, mengatakan, dia tidak terperanjat jika penyelidikan masa depan menunjukkan kimia itu memang berbahaya kepada manusia.

“PBDEs boleh dikata sepupu zat kimia PCPs, yang kami hapuskan beberapa tahun lalu. Namun, saya semakin gementar dengan kimia ini.

“Kami belum menemui bukti akhir menunjukkan ia berbahaya tetapi saya tidak terkejut jika itu yang kami temui,” katanya.

Peneliti percaya, kebanyakan bayi teracuni zat kimia ini ketika masih dalam kandungan.

Bagaimanapun menakutlannya penemuan ini, namun para dokter terus menggalakkan ibu supaya terus menyusui bayi mereka dengan Air Susu Ibu (ASI).

“Susu ibu membantu bayi menentang banyak benda lain. Secara keseluruhan, kami ingin menegaskan manfaat menyusukan bayi dengan susu ibu jauh dari risiko malah dengan kimia itu.” (cc/bh)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahathir: AS dan Eropa Ingin Jajah Kembali Dunia
Tulisan selanjutnya Dekonstruksi Aqidah Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?