Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Tentara Inggris yang Gabung Pasukan Kurdi Suriah Dijatuhi Hukuman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 September 2018 17:35 5:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 September 2018 17:35
Bagikan
Joe Robinson
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang mantan anggota militer Inggris yang ikut berperang bersama pasukan Kurdi melawan ISIS di Suriah telah dijatuhi hukuman penjara, kata ibunya.

Joe Robinson, 25, asal Leeds, ditangkap ketika sedang menikmati liburan pada tahun 2017 dn didakwa dengan tuduhan terorisme.

Dia dituduh menjadi anggota pasukan Kurdi YPG, yang dianggap Turki sebagai kelompok teroris.

Robinson dijatuhi hukuman 7,5 tahun, tetapi masih bebas dari kurungan dengan uang jaminan. Dia berencana mengajukan banding.

Baca: Pasukan Pro-Assad akan Dukung YPG Melawan Turki 

Ibunya, Sharon Chimejczuk, mengatakan dia menerima telepon Jumat malam (14/9/2018) dari seorang pejabat Kementerian Luar Negeri yang mengkonfirmasi vonis hukuman atas putranya tersebut, lapor BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut wanita itu, tunangan putranya bernama Mira Rojkan, seorang mahasiswi jurusan hukum Universitas Leeds, telah divonis hukuman percobaan dalam dakwaan propaganda terorisme.

“Memang ada persidangan, tetapi Joe tidak di sana,” kata Chimejczuk.

Sementara itu Mira Rojkan berkata, “Pengadilan menghukum saya karena membagikan postingan Facebook yang ada bendera Kurdi-nya dan bertaut dengan lagu-lagu Kurdi di YouTube.”

“Situasinya sungguh menyedihkan dan menggelikan,” ujarnya.

Robinson, yang aslinya dari Lancashire dan sebelumnya pernah menjadi anggota pasukan Inggris yang ditugaskan di Afghanistan, mendekam dalam penjara di Turki selama empat bulan setelah ditangkap tahun lalu. Dia diberikan status tahanan luar dengan uang jaminan dan dilarang meninggalkan negara tersebut.

Robinson selama lima bulan menjadi sukarelawan untuk pasukan YPG yang memerangi ISIS dan pernah berbicara kepada media perihal pengalaman-pengalamannya.

Keluarganya mengatakan di militer dia dulu bertugas sebagai tenaga medis.

Baca: Inilah Kelompok Kurdi yang Bertempur Bersama Turki dalam Operasi Olive Branch 

Berbicara dalam program BBC News Channel, Rojkan yang berkebangsaan Bulgaria mengatakan, “Malang bagi Joe, bantuan untuknya dari Kementerian Luar Negeri (Inggris) sangat sedikit sekali.”

“Mereka tertarik dengan kasusnya dan mengikutinya, tetapi tidak mengirimkan perwakilan dan tidak memberikan bantuan sebanyak Kementerin Luar Negeri Bulgaria.”

YPG dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki, tetapi di Inggris kelompok tersebut tidak termasuk organisasi terlarang.

Seorang jubir Kemenlu Inggris mengatakan pihaknya mengikuti kasus tersebut dan sudah mengontak otoritas Turki. “Kami siap memberikan bantuan konsuler,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Joe RobinsonKurdisuriahtentara InggristerorismeYPG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gagas Pusdiklat, Bakomubin Diharapkan Melahirkan Mubaligh yang Sistematis
Tulisan selanjutnya Ijtima Ulama 2 Mantapkan Dukung Prabowo-Sandi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?