Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bush Ingin PM Australia Menjadi ‘Sherif Penuh’ di Asean

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2003 12:17 12:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2003 12:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ucapan Presiden Amerika George Walker Bush dalam wawancara dengan sebuah koran Australia, bahwa pada hematnya Perdana Menteri John Howard bukan sekedar “wakil sherif” melainkan “sherif penuh” di Asia Tenggara mengundang bukan saja penolakan melainkan juga celaan dari kalangan parlemen.

Dalam wawancara itu, Presiden Bush, yang akan berkunjung ke Australia minggu depan, juga mengatakan, Australia adalah mitra sederajat, sahabat dan sekutu.

Sejumlah anggota parlemen dari fraksi Partai Liberal yang memerintah dan fraksi Partai Buruh yang beroposisi mengatakan, sebutan sherif atau “kepala keamanan setempat” itu tidak tepat; sedangkan anggota fraksi sebuah partai kecil dalam Senat mengatakan julukan tersebut akan sangat merugikan Australia.

Pimpinan fraksi Partai Demokrat dalam Senat mengatakan ucapan itu mencerminkan betapa kelirunya pandangan Presiden Bush mengenai peranan Australia di kawasan ini.

Ia menganjurkan sebaiknya Perdana Menteri Howard segera memberikan klarifikasi dan menandaskan bahwa ia bukan sherif, bukan pula deputi sherif, malah bukan polisi samasekali, melainkan mitra kerjasama negara-negara di kawasan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Australia dikenal sebagai tetanggap Indonesia yang paling progresif dan berambisi menjadi polisi di wilayah Asia Tenggara. Beberapa tahun lalu, ambisi nya itu diperlihatkan saat begitu bersemangat menjadi pemimpin misi perdamaian PBB (Unamet) di Timor Loro Sae. Setelah Tim-Tim lepas dari NKRI (1999), Australia bahkan semakin berani memberikan bantuan kepada FKM (Forum Komunikasi Maluku). Sikap over acting Australia dalam mensikapi Indonesia oleh sebagaian pengamat dipandang sebagai cara Australia untuk memperlihatkan kekuatannya dari segi politik dan pertahanan keamanan di wilayah Asia. Maklum, kawasan Asia Tengah adalah area yang kaya minyak bumi, yang sampai sekarang ini belum optimal dieksploitasi.

Sikap arogan Australi kepada Indonesia baik melalui pernyataan dan sikap, diartikan banyak kalangan sebagai bentuk keinginan menggantikan fungsi polisi dunia AS di kawasan Asean. (abcn/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aa Gym Tolak Hadiri Undangan Bush
Tulisan selanjutnya Cak Nur Ragukan Manfaat Bertemu Bush

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Berita
21 Juli 2026 22:15
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?