Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dokter Kandungan Cabuli Ratusan Pasien Rumah Sakit Colombia University

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2022 16:13 4:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Oktober 2022 18:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang dokter kandungan dituduh melakukan pelanggaran seksual terhadap lebih dari seratus pasiennya. Rumah sakit milik Colombia University merogoh kocek jutaan dolar untuk membayar kompensasi kepada korban.

Dilansir DW, dua rumah sakit di New York, Amerika Serikat, hari Jumat (7/10/2022) setuju untuk membayar lebih dari $165 juta kepada 147 bekas pasien dokter kandungan itu, yang ditudih melakukan pelecehan seksual dan perbuatan tidak terpuji.

Perjanjian tersebut menetapkan uang kompensasi akan dibagikan kepada para korban, termasuk puluhan yang menggugat dokter itu dan jaringan rumah sakit ketika para korban melapor.

Dua rumah sakit yang terlibat adalah Columbia University Irving Medical Center dan New York-Presbyterian.

Dalam pernyataan hari Jumat, Columbia University Irving Medical Center mengatakan “sangat menyesali” penderitaan yang dialami pasien dokter Robert Hadden dan berharap bahwa resolusi ini akan memberikan semacam dukungan bagi para wanita yang disakitinya. “Semua yang berani maju melaporkannya harus diapresiasi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dokter cabul itu, Robert Hadden, divonis bersalah pada 2016 dalam dua dakwaan melakuusentuhan paksa dan pelecehan seksual tingkat tiga, dan dia diharuskan menyerahkan izin praktik medisnya. Dia sudah tidak bekerja sebagai dokter sejak 2012.

Dalam kesepakatan hukum tahun 2016, Hadden kehilangan izin praktik medisnya dan terdaftar sebagai pelanggar seks tingkat rendah, tetapi tidak dimasukkan ke dalam penjara.

Dia saat ini juga sedang menunggu dakwaan federal yang terpisah atas pelecehan seksual terhadap puluhan wanita muda selama dua dekade.

Jaksa menggambarkannya sebagai “predator berjas putih.” 

Evelyn Yang, istri bekas kandidat presiden Amerika Serikat dan kandidat walikota New York City Andrew Yang, juga menuding Hadden pernah mencabulinya saat dia masih menjadi pasien tahun 2012.

Pada bulan Januari 2020, Evelyn Yang mengatakan kepada CNN dia dicabuli oleh Hadden saat hamil tujuh bulan anak pertamanya, dan pada awalnya tidak memberi tahu suaminya. “Dia ini adalah pemangsa berantai, dan dia memilih saya sebagai mangsanya,” katanya kepada stasiun televisi itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cabulColombia Universitydokter kandunganPasienrumah sakit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelasnya Dianggap Terlalu Sulit Profesor Kimia Dipecat New York University
Tulisan selanjutnya Rektor UNIDA Gontor Terpilih jadi Dewan Eksekutif IUC Beranggotakan 37 Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?