Hidayatullah.com–Pihak kepolisian Mesir telah menahan 200 orang untuk dimintai keterangan mengenai dua serangan terhadap warga Yahudi di Ibukota Mesir, hari Sabtu. Polisi melakukan penggerebegan di utara Kairo, mencari para anggota kelompok yang diduga bertanggung jawab melakukan serangan dan melakukan pemboman di Kairo yang menewaskan 3 wisatawan, termasuk warga Yahudi pada bulan April.
Polisi mengatakan mereka mengejar seorang tersangka pelaku pemboman tanggal 7 April pada hari Sabtu, ketika tersangka tersebut meledakkan bom sambil meloncat dari jembatan dekat Museum Mesir di Kairo. Tujuh orang luka-luka dalam ledakan bom itu. Tidak lama kemudian, saudara perempuan pembom bunuh diri yang tewas itu dan isterinya melepaskan tembakan ke arah sebuah bis wisata dekat benteng kuno Kairo.
Sementara itu, Kedutaan Besar Mesir di Tel Aviv menyampaikan permintaan maafnya soal dua orang wisatawan Yahudi yang menjadi korban dalam sebuah serangan yang dilakukan oleh orang-orang Mesir di ibukota Kairo pada Sabtu (30/4) lalu.
Serangan terhadap kaum Yahudi ini muncul akibat perkembangan situasi, di mana pihak Israel yang berniat mengambil alih Masjid Al-Aqsa. (voa/irib/cha)