Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kristen Kenya Berupaya Menghapus Pengadilan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Juli 2009 12:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pemimpin Muslim Kenya, Selasa (28/7), berupaya mempertahankan agar pengadilan kadhi tetap dalam konstitusi. Mereka mengatakan, pengadilan itu tidak ada hubungannya dengan non-Muslim.

Dalam konferensi pers di luar Masjid Mbaruq di Mombasa, pejabat Dewan Imam dan Dai Kenya serta Dewan Tinggi Islam Kenya mengatakan, mereka tidak akan mendukung konstitusi baru yang akan menghilangkan pengadilan kadhi.

Syaikh Mukhtar Khitamy, Ketua Cabang Dewan Tinggi Islam di Coast menuduh sekelompok pemimpin Kristen mencoba membuat kekacauan dengan menentang adanya pengadilan tersebut.

“Pengadilan tidak ada hubungannya dengan pembuatan konstitusi dan sebagian pemimpin Kristen digunakan untuk menggelincirkan proses itu,” katanya. “Tapi kami akan mempertahankan keberadaan pengadilan kadhi dalam konstitusi dengan sekuat tenaga,” tambahnya.

Hari Senin (27/7), pemimpin gereja Pentakosta berkata, tidak perlu mencantumkan pengadilan kadhi dalam konstitusi karena akan berarti agama Islam menjadi salah satu yang diakui oleh undang-undang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dipimpin oleh Uskup Margaret Wanjiru, para pemimpin gereja berkata mereka menentang agama apapun dicantumkan dalam konstitusi.

Namun pemimpin Muslim menyatakan bahwa Uskup Wanjiru dan pemimpin Kristen yang menentang pengadilan bertindak atas nama non-reformis untuk memastikan bahwa negara tidak akan membuat sebuah konstitusi baru.

“Mereka menyalahgunakan pengadilan kadhi untuk membuat kekacauan di negara ini dan mengganggu negara dalam menangani masalah-masalah terkait konstitusi baru,” kata Syaikh Khitamy.

“Pengadilan kadhi berurusan dengan tiga hal utama yang mempengaruhi umat Islam, yaitu perkawinan, perceraian, dan warisan, yang tidak ada kaitannya dengan Kristen,” katanya.

Syaikh Khitamy mengatakan, Islam menganggap pengadilan sebagai kebutuhan, dan mereka tidak akan hanya duduk dan menonton jika hal itu tidak dicantumkan dalam konstitusi baru.

Syaikh Adam Ambetsa, Sekjen Mwembe Tayari Tabligh Group mencontohkan apa yang dikatakan oleh mantan anggota parlemen Kabete, Paul Muite, bahwa umat Islam merupakan minoritas di antara penduduk negeri.

Mereka mengatakan, Muslim telah menderita diskriminasi selama bertahun-tahun, seperti penolakan paspor dan kartu identitas. Untuk itu meminta pemerintah memikirkan keadaan mereka. [di/cna/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Siapkan Tamiflu Jamaah Haji
Tulisan selanjutnya Empat Nama dari Jatim Bakal Ramaikan Muktamar NU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?