Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saran Hugo Chavez untuk Obama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Oktober 2009 22:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rapat umum tahunan PBB yang berlangsung dari tanggal 23-29 September sudah berakhir. Seperti biasa pertemuan itu dijadikan ajang “unjuk gigi” sebagian pemimpin dunia.

Di hari pertama pemimpin Libya Muammar Al-Gaddafi membuat ulah dengan berpidato panjang lebar, sehingga membuat beberapa peserta sidang terkantuk-kantuk. Ia mengkritik hak veto yang dimiliki segelintir negara Barat, dan beberapa hal lainnya yang kurang substansial.

Pidatonya selama lebih dari 90 menit harus dihentikan, setelah petugas keamanan menjemputnya agar turun dari podium.

Pemimpin lain yang terkenal vokal di podium PBB adalah Hugo Chavez. Dalam kesempatan pidatonya di hari kedua, ia mengatakan tidak lagi mendeteksi bau “belerang” dari negara setan Amerika Serikat. Sekarang yang tercium adalah “harapan”.

Pemimpin Venezuela yang dikenal berani mengkritik Amerika dalam pidato-pidatonya itu, pernah menyebut Bush dengan “setan” pada saat pertemuan tahunan PBB tahun 2006. Ia yang ketika itu naik podium setelah presiden AS berpidato, mengatakan bahwa Bush meninggalkan bau “belerang” di podium PBB.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pidato tahun ini Chavez merangkul Presiden Barrack Obama. Ia bahkan menganjurkan Obama agar meniru kepemimpinan sosialisme ala Venezuela.

“Kemarin ia (Obama) berpidato di sini, dan tidak lagi berbau belerang. Tercium bau yang lebih baik, yaitu harapan,” kata Chavez.

“Obama, mari bergabung dengan sosialis,” ajak Chavez di hadapan peserta rapat umum PBB. “Kami mengundang Anda bergabung dengan poros kejahatan.”

Chavez mendesak Obama untuk mengakhiri embargo terhadap negara komunis Kuba dan menarik diri dari membangun pangkalan militer di Kolumbia.

Di negaranya pemimpin karismatik Venezuela itu terkenal dengan pidato maraton yang berlangsung lebih dari satu jam. Ia berhasil mengundang tawa para delegasi perwakilan di PBB ketika berjanji tidak akan berpidato lama seperti yang dilakukan pemimpin Libya, Gaddafi.

Isi pidato Chavez tidak melulu  memuji Obama. Ia menuduh Pentagon terlibat dalam kudeta di Honduras yang menggulingkan presiden Jose Manuel Zelaya.

Ia bertanya, apakah Obama juga ikut ambil bagian di dalamnya. “Siapa kamu, Obama?” tanya Chavez dengan nada mengejek.

Dalam masalah proliferasi nuklir, Chavez memberikan saran yang rapi, jika tidak bisa dikatakan sebagai solusi. Ia menyuruh Amerika Serikat untuk, “hancurkan senjatamu sendiri!”

Menyinggung masalah Kolumbia yang merupakan sekutu dekat AS, Chavez menuduh Washington “mengancam perdamaian” dengan rencananya membangun tujuh pangkalan militer di negara itu.

Dalam pidatonya yang singkat –bisa dibilang cepat untuk ukuran Chavez, ia masih sempat menyisipkan pesan mengenai pengaruh sosialis, mulai dari Noam Chomsky hingga Fidel Castro dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, dan tak lupa Karl Marx yang dipujinya sebagai “Einstein Politik.”

Seraya mengundang Obama untuk menjadi seorang sosialis, Chavez mengatakan bahwa Amerika Latin telah memimpin selama lebih dari satu dekade terakhir ini menuju revolusi yang disebutnya melampaui ideologi.

“Revolusi ini merupakan awal dari penyelamatan dunia yang terancam oleh kapitalisme,” katanya, seraya menyebut kapitalisme sebagai “jalan menuju kepunahan spesies manusia.” [di/meo/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Klub Nikah yang Bikin Sewot Wanita
Tulisan selanjutnya Usamah Bin Ladin Tersenyum di Stasiun Metro AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?