Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasukan Iraq Akan Kepung Kota Tua, Mosul

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juli 2017 11:27 11:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2017 11:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Layanan Counter Terorisme (CTS), sebuah unit khusus hasil didikan AS, mengalami kerugian besar ketika mereka menjadi ujung tombak pertempuran dalam mengusir militan keluar dari kota kedua Iraq dan benteng terakhir ISIS di Iraq itu.

Sementara itu pemerintah Baghdad tidak mengungkapkan jumlah kerugian mereka, tetapi hal tersebut terungkap dalam sebuah dokumen anggaran Departemen Pertahanan AS, yang meminta dana sebesar 1,268 miliar dollar AS untuk membangun ulang, mempersenjatai dan melatih 20.000 tentara dari unit tersebut selama tiga tahun kedepan.

“Dana yang diajukan akan penting dalam membangun kembali kekuatan temput CTS yang kehilangan 40 persen kekuatan tempurnya di Mosul,” dokumen tersebut mengatakan.

Baca: Pasukan Iraq Akan Kepung Kota Tua, Mosul

Dokumen itu tertulis,  “Dana ini akan digunakan untuk mengganti kerugian kendaraan dan peralatan tempur, serta melatih dan mempersenjatai personel untuk membangun kembali kekuatan di tengah-tengah korban yang terus terjadi.”

Sejak Oktober, CTS, milisi Syiah dukungan Iran, Peshmerga Kurdi, pasukan keamanan Iraq dan koalisi internasional pimpinan AS, telah bertempur untuk mengusir ISIS dari Mosul dalam pertempuran yang disebut-sebut sebagai pertempuran dalam kota terbesar sejak PD II.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hampir satu juta penduduk terusir selama delapan bulan pertempuran, yang memakan banyak korban sipil.

Baca: Jenderal Garda Revolusi Iran Tewas dalam Pertempuran Mosul

Pemerintah Iraq telah terus menutupi jumlah kerugian yang diderita oleh tentara pemerintah dan pasukan paramiliter tetapi korban tewas diperkirakan sangat besar.

Pada Desember 2015, PBB menerima kritik dari militer Iraq setelah badan internasional itu melaporkan bahwa hampir 2.000 anggota pasukan Iraq terbunuh hanya dalam bulan November saja.

Baghdad membantah laporan itu, mengatakan bahwa jumlah tersebut “tidak akurat dan terlalu dibesar-besarkan”.

Baca: Jenderal Garda Revolusi Iran Tewas dalam Pertempuran Mosul

Sementara itu, serangan-serangan udara dan baku tembak masih terdengar di jalan-jalan kecil di Kota Tua Mosul pada Senin, di mana ISIS masih bertahan.

Namun perayaan patriotik terjadi di belahan lain kota itu, juru bicara Perdana Menteri Haider al-Abadi, Saad al-Hadithi, mengatakan kemenangan tidak akan secara resmi dinyatakan hingga beberapa militan yang masih ada dibersihkan dari Mosul.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BaghdadCTSiranISISLayanan Counter Terorismemilisi SYiahMosulPasukan IraqPertempuran MosulPeshmerga Kurdi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 9 Tips untuk Anak yang Gemar Gunakan Media Sosial
Tulisan selanjutnya Lalai, Berpaling, dan Lupa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?