Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Rencanakan Dukungan Ekonomi ke Mesir dan Tunisia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Mei 2011 18:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa Presiden Barack Obama akan menyampaikan program bantuan ekonomi untuk Mesir dan Tunisia senilai dua miliar dolar. Program ini juga terkait dengan kebijakan pemerintahan Amerika di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Penasihat Presiden Amerika Serikat menambahkan bahwa Obama akan mengusulkan untuk mengkonversi utang Amerika kepada Mesir senilai satu miliar dolar ke investasi di Mesir yang bertujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja bagi kaum muda dan sebagai dukungan bagi pengusaha.

Pemerintah Amerika juga akan memberikan pinjaman atau jaminan kredit kepada Mesir untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan meningkatkan jumlah pekerja, melalui investor swasta dengan izin pemerintah.

Menurut salah seorang pejabat Amerika, Mesir memiliki peluang yang baik untuk mengambil keuntungan dari pasar modal swasta.

Apakah bantuan Amerika ini sebagai langkah pendekatan baru pada Mesir pada saat terdapat perubahan besar peta politik di Timur Tengah, bersatunya kembali Fatah-Hamas di Palestina, dan munculnya kekuatan Islam di Mesir? Dari pengalaman lebih dari 30 tahun dapat dilihat, pada  tahun 1979 Mesir menjadi negara Arab pertama yang berdamai dengan Israel. Setelah Israel, Mesir adalah penerima kedua terbesar bantuan Amerika, disusul oleh Irak setelah Saddam Hussein digulingkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika Serikat dilaporkan telah menggelontorkan bantuan kepada Mesir total lebih dari $ 50 miliar selama bertahun-tahun. Dana itu telah menjaga rezim Mubarak untuk tetap berkuasa.

Kompensasinya, Mesir ditunjuk menjadi broker dan fasilitator untuk perdamaian antara Israel dan Palestina.

Amir Qatar pernah berpendapat bahwa Mesir lebih tertarik dalam mempertahankan perannya sebagai perantara perdamaian (agar bantuan AS tetap mengalir) dibandingkan benar-benar mencapai perdamaian.

Amir juga mengatakan, tujuan Mesir adalah untuk terus berada dalam zona permainan dan menjaga hubungan mereka dengan Amerika Serikat, selama mungkin. Dengan cara misalnya, Mesir dikabarkan melakukan sabotase nota kesepahaman antara Fatah dan Hamas.

Menurut Hamad bin Jassim al-Thani, perdana menteri Qatar, posisi Mesir persis sama dengan seorang dokter yang menyarankan pasiennya untuk tetap terus berobat di rumah sakit selama mungkin. “Dokter akan menjaga pasien tetap hidup selama mungkin, namun harus tetap tinggal di rumah sakit.” *

Keterangan foto: Menlu AS dan Menlu Mesir.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria 87 Tahun Nikahi 107 Perempuan
Tulisan selanjutnya Dugaan Keterkaitan Al Zaitun dengan NII Perlu Ditindaklanjuti Serius

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Berita
11 Oktober 2026 20:48
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
  • Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
  • PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
  • Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
  • Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
  • Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
  • Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?