Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Burhanuddin Rabbani Tewas Terkena Bom

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 September 2011 05:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Presiden Afganistan yang juga tokoh perdamaian Afghanistan, Burhanuddin Rabbani, tewas seketika setelah seorang pengebom bunuh diri meledakkan diri di hadapannya, Selasa (20/9) malam. Peristiwa tragis itu terjadi di rumah Rabbani, yang terletak di kawasan kantor perwakilan diplomatik yang dijaga ketat di ibu kota Afganistan, Kabul.

Kepala Departemen Penyelidikan Kriminal Kepolisian Kabul Mohammed Zahir mengatakan, dua orang yang mengaku mewakili pihak gerilyawan Taliban datang ke rumah Rabbani untuk melanjutkan perundingan damai. Salah satu di antaranya kemudian mendekati Rabbani dan meledakkan bom yang ia sembunyikan di dalam serbannya.

Rabbani dan empat pengawalnya tewas seketika, sementara seorang ajudannya yang bernama Masoom Stanekzai menderita luka parah dan masih dirawat di rumah sakit. “Rabbani telah mati syahid,” kata Zahir.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai memutuskan memperpendek kunjungannya ke AS setelah mendengar kabar tewasnya tokoh yang sangat dihormati ini. Karzai menunjuk Rabbani sebagai Ketua Dewan Tinggi Perdamaian, Oktober 2010, dengan tugas menjembatani perundingan damai dengan pejuang Taliban.

“Ini adalah pukulan telak bagi proses perdamaian dan kehilangan yang sangat besar bagi Afghanistan. Profesor Rabbani adalah pemimpin spiritual yang sangat berpengaruh, dan telah berhasil menarik para pejuang Taliban ke proses perdamaian ini,” ungkap Sadiqa Balkhi, seorang anggota Dewan Tinggi Perdamaian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rabbani adalah salah satu pemimpin pejuang Mujahidin yang disegani saat memimpin perlawanan terhadap pasukan pendudukan Uni Soviet pada era 1980-an. Ia kemudian menjadi Presiden Afghanistan periode 1992-1996, sebelum digulingkan kelompok Taliban.

Setelah terguling, ia memimpin Persekutuan Utara (Northern Alliance), yang melawan rezim Taliban.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi hanya sepekan setelah Taliban melancarkan serangan bersenjata ke kawasan perwakilan diplomatik di Kabul selama 20 jam. Lima polisi dan 11 warga sipil tewas dalam serangan tersebut.

Dalam upaya mendorong perdamaian di Afghanistan, Rabbani pada bulan Juli lalu berkunjung ke Indonesia, serta mengunjungi PBNU.

“Kami mengucapkan terima kasih pada NU karena sudah berinisiatif untuk mempertemukan kami di sini dalam suasana damai. Hari ini kita bertemu dalam forum konsultasi untuk perdamaian,” ujar Rabbani dalam pembukaan Consultation Forum for Peace in Afghanistan, Senin (18/7), di Jakarta.

Ia mengatakan, umat Islam sedang mengalami krisis besar. “Terjadi fitnah yang menyebar, peperangan yang terus terjadi. Kami berharap NU bisa membantu agar kita, semua negara Islam, keluar dari krisis,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Masalah Koran Salafy Dikerjakan Liberalis
Tulisan selanjutnya Muslim Australia Punya Mufti Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?