Hidayatullah.com–Para pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka memiliki bukti-bukti yang menunjukkan keterlibatan pemerintah Pakistan dalam serangan terhadap kawasan perkantoran diplomatik di Kabul pekan lalu.
Menurut dua pejabat AS, sejumlah laporan intelijen AS mengatakan bahwa intelijen Pakistan ISI (Inter Services Intelligence) menarahkan atau mendesak jaringan Haqqani untuk melancarkan serangan ke kantor Kedutaan Amerika Serikat dan markas NATO di Kabul.
Admiral Mike Mullen, komandan tertinggi pasukan AS dan NATO di Afghanistan, mengatakan bahwa dirinya telah mendesak pimpinan militer Pakistan untuk memutuskan hubungannya dengan kelompok Haqqani.
Saat pasukan Afghanistan yang didukung pasukan asing melumpuhkan pelaku penyerangan di sebuah gedung yang masih dalam tahap pembangunan, Amerika Serikat telah berkoar-koar bahwa pelaku serangan itu adalah jaringan kelompok Haqqani.
Untuk menunjukkan kemarahan Amerika atas Pakistan, komite alokasi anggaran di Senat AS memutuskan untuk memberikan persyaratan atas bantuan keuangan yang akan dikucurkan ke Pakistan pada tahun fiskal 2012.
Washington telah memerikan bantuan dana sebesar USD20 milyar ke Pakistan selama lebih dari sepuluh tahun terakhir. Menurut Congressional Research Service, tahun fiskal 2010 Kongres AS menyetujui bantuan ekonomi sebesar USD1,7 milyar dan USD2,7 milyar untuk bantuan bidang keamanan.*