Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan: Israel Akan Sangat Menderita Akibat Masalah Al Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Juli 2017 12:50 12:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Juli 2017 12:50
Bagikan
Islamofobia barat
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari selasa ini, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa penjajah Israel akan membayar harga mahal untuk sebuah konflik yang ditimbulkan akibat tindakan yang diberlakukan di pintu masuk Masjid Al-Aqsha di Palestina.

“Israel, yang tidak menghormati Masjid Aqsha dan Dome of the Rock, akan melihat dirinya menderita kerusakan paling banyak,” kata Erdogan, merujuk pada tempat suci umat yang paling dihormati Muslim sedunia di Kota Tua.

Sebelumnya, langkah Penjajah Israel memasang detektor logam di pintu masuk kompleks masjid pasca tewasnya dua petugas polisi Israel pada 14 Juli 2017 melahirkan perlawanan dan protes pemuda-pemuda Palestina.

Baca: Erdogan Kecam Pelarangan Akses ke Masjid Al-Aqsha, Desak Dunia Bertindak

Setelah menghadapi serangkaian protes hampir sepekan, akhirnya Penjajah Israel menghentikan pemasangan detektor logam di pintu Asbat, pintu utama menuju  Masjid Al-Aqsha.

Hari Selasa, Kantor Perdana Menteri Israel melalui pernyataan mengatakan kabinet telah menerima proposal untuk menggantikan penggunaan detektor logam dengan alternatif lain, termasuk penggunaan kamera berteknologi tinggi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Eskalasi perlawanan di Masjidil Aqsha meningkat, termasuk tewasnya tiga warga Israel dan syahidnya empat pemuda Palestina dalam bentrok hari Jumat dan Sabtu, meningkatkan alarm internasional dan menginisiasi Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan guna mencari cara untuk menenangkan situasi.

Baca: OKI Gelar Rapat Darurat Terkait Krisis Masjidil Al-Aqsha

Meski Israel  memutuskan menghapus detektor logam dan menggantinya dengan alat pengintai “pintar”, warga Palestina tetap menolak langkah-langkah baru tersebut, menyerukan untuk kembali ke status quo sebelum 14 Juli.

“Saya telah mendengar keputusan Israel untuk menghapus detektor logam, dan saya harap sisanya akan mengikuti,” kata Presiden Erdogan kepada anggota parlemen dari Partai AK-nya. “Kami berharap Israel mengambil langkah untuk perdamaian di wilayah ini,” lanjutnya dikutip laman thestar.

Masjid Al-Aqsha, salah satu tempat tersuci Islam umat Islam sedunia dan merupakan simbol nasionalis bangsa Palestina, terus memicu perlawanan karena Yahudi Israel membangun kompleks pemujaan.

Panjajah Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kota abadi yang tak terpisahkan mereka, namun klaim ini tidak diakui secara internasional.

Bangsa Palestina terus berjuang dan menginginkan Palestina yang  dicaplok Israel setelah perang 1967 agar menjadi ibu kota negara yang mereka cita-citakan.

Sementara itu, ketegangan terbaru di Palestina telah memicu protes di Turki. Media Turki mengatakan beberapa pemrotes menendang pintu dan melemparkan batu ke sebuah sinagog di Kota Istanbul.

Sementara itu, Presiden Erdogan meminta rakyatnya untuk tetap tenangan dan mengatakan bahwa menyerang tempat ibadah adalah “kesalahan besar”.

“Kami tidak memiliki masalah dengan rumah ibadah orang Kristen atau Yahudi. Kami telah mengambil tindakan yang diperlukan terhadap rencana penyerangan terhadap rumah-rumah ibadah dan kuil di negara kita,” katanya kepada anggota parlemen.

Erdogan juga mengatakan  dia telah berbicara dengan Presiden Israel, Reuven Rivlin dan mengatakan kepadanya bahwa umat Islam yang pergi ke Masjid al-Aqsha tidak dapat diperlakukan layaknya  teroris, sebagaimana Israel memasang detektor logam.

“Kami juga tidak bisa menerima orang Yahudi yang pergi ke sinagog dan kuil-kuil diperlakukan sebagai teroris,” katanya.*/Khawlah bint al-Azwar  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Haram Al-SharifDetektor LogamDunia ArabErdoganisraelMasjidil AqshaMetal DetectorOmar al-Abedpalestinapenjajah Israelperlawananpertumpahan darahRecep Tayyip ErdoganShinbetZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tindakan Israel Picu Situasi Makin Memburuk di Al Aqsha
Tulisan selanjutnya Dhaka Protes Penutupan Akses Menuju Masjid Al Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?