Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Liberal Sebut Kelompok Islam Tak akan Menang Di Maroko

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 22 November 2011 05:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Maroko tidak akan menyerahkan kekuasaan kepada kelompok Islam, seperti halnya yang dilakukan beberapa negara Afrika lain, dalam pemilihan umum yang akan datang.

Hal tersebut dikarenakan Maroko memiliki demokrasi yang lebih matang. Begitu kata seorang tokoh aliansi partai liberal, kepada Reuters.

“Maroko berbeda. Ia bukan Tunisia, bukan pula Libya atau Mesir,” kata Salaheddine Mezouar, tokoh liberal yang sekarang menjabat sebagai menteri keuangan dan ekonomi Maroko.

“Di Maroko ini kami memiliki pluralitas. Maroko tidak pernah diperintah oleh satu partai. Partai-partai politik Maroko telah melaksanakan demokrasi dan sangat terpelajar, sehingga kemenangan seperti itu (kemenangan kelompok Islam) tidak mungkin,” katanya dikutip Reuters, Senin (21/11/2011).

“Sepengetahuan saya, kelompok Islam di Maroko jauh dari kemungkinan memenangi tempat pertama. Tapi, di akhir kotak-kotak suara yang akan menentukan,” imbuhnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemilihan umum mendatang dipastikan akan menggusur pemerintahan sekarang, yang dianggap dikotori oleh nepotisme keluarga kerajaan, kolusi dan korupsi. Dan diyakini tidak akan loyal kepada keluarga kerajaan. Pemilihan umum mendatang juga merupakan tes bagi raja Maroko, atas komitmennya menanggapi gejolak di Timur Tengah belakangan ini.

Kelompok Islam menuding lawan-lawan mereka berusaha untuk menjegal partai Islam dalam pemilihan mendatang dengan cara sogok dan suap terhadap para pemilik suara. Praktek kotor yang juga pernah dilakukan dalam pemilihan sebelumnya.

Namun, hal itu disangkal oleh Mezouar, anggota NRI (National Rally of Independents) salah satu partai dalam koalisi kelompok-kelompok liberal.

“Kami menginginkan Maroko yang baru dengan para pejabat kompeten yang terpilih,” ujarnya. “Praktek-praktek seperti ini [suap] selalu ada di semua partai politik Maroko, tapi hal itu tidak didukung oleh partai-partai tersebut. Itu dilakukan oleh oknum, pejabat terpilih tertentu,” katanya.

“Kami telah bertekad dalam koalisi, bahwa siapapun yang ketahuan melakukan praktek tersebut akan dikeluarkan,” imbuh tokoh liberal tersebut.*

Keterangan foto: Sejumlah warga Maroko melakukan aksi damai pada 9 Februari 2011 di depan gedung parlemen di ibukota Rabat, sebagai solidaritas unjuk rasa rakyat di Mesir.[globalvoice]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengusaha Gaza Jadi Calon PM Palestina
Tulisan selanjutnya Bertasbih di Titik Kulminasi Nol Derajat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?