Hidayatullah.com—Mengikuti rekan-rekannya dari Salafy dan Al Ikhwan, kelompok Jamaah Al Islamiyyah Mesir mengajukan calon presiden untuk pemilihan mendatang, lansir Al Arabiya dari AP.
Hari Sabtu (07/04/2012), Jamaah Al Islamiyyah memilih Safwat Al Hijazi untuk maju dalam pemilihan presiden Mesir yang baru.
Hijazi adalah salah seorang tokoh Islam terkemuka di Mesir. Ia ikut ambil bagian dalam aksi demonstrasi besar bersama rakyat di Lapangan Tahrir, yang akhirnya membuat Husni Mubarak meletakkan jabatannya.
Syeikh Abdul Akhir Hamad, tokoh terkemuka Jamaah Al Islamiyyah, mengatakan bahwa Hijazi dipilih karena ia seorang Muslim yang dikenal baik dan mendukung penerapan hukum syariah di Mesir.
Akhir Maret lalu Prancis memasukkan nama Hijazi ke dalam daftar orang Muslim yang dilarang masuk ke Prancis, menyusul aksi penembakan oleh pemuda Prancis keturunan Aljazair Muhammad Merah. Prancis mencapnya sebagai salah satu tokoh agama yang menyebarkan pesan kebencian, sama seperti Yusuf Al Qaradhawi, Aidh Al Qarni dan tokoh Muslim lainnya.*