Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kardinal Hong Kong Joseph Zen Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Mei 2022 09:17 9:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Mei 2022 09:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kardinal Joseph Zen, salah satu anggota Gereja Katolik paling senior, ditangkap di Hong Kong karena melanggar undang-undang keamanan nasional China, kata pihak kepolisian.

Kardinal berusia 90 tahun itu merupakan satu dari empat orang yang ditahan karena memiliki hubungan dengan sebuah organisasi, yang sekarang tidak lagi aktif, yang membantu kebutuhan finansial para demonstran antipemerintah.

Kepolisian Hong Kong mengatakan kepada BBC Rabu (11/5/2022) bahwa mereka itu dicurigai meminta negara atau organisasi asing untuk menjatuhkan sanksi terhadap Hong Kong, karenanya mengancam keamanan nasional China.

Kardinal Zen melarikan diri dari Shanghai ke Hong Kong setelah komunis mengambil alih kekuasaan di China 70 tahun yang lalu, dan merupakan mantan uskup Hong Kong. Dia sejak lama mengkritik pemerintah di Beijing, berbicara membela kepentingan umat Katolik di China daratan dan demokrasi yang lebih besar di Hong Kong.

Dia pernah secara terbuka menegur keras Vatikan karena “menjual diri” ke China dengan memaksa para uskup untuk pensiun demi pengganti yang dipilih sendiri oleh Beijing.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Vatikan prihatin dengan penangkapan kardinal itu, kata juru bicara Matteo Bruni dalam sebuah pernyataan.

Tiga orang lain yang ditangkap bersama Zen adalah aktris dan penyanyi Kanton-pop terkemuka Denise Ho, bekas anggota dewan legislatif Margaret Ng, dan akademisi Dr Hui Po Keung.

Mereka dituduh berkolusi dengan kekuatan-kekuaran asing. Jika terbukti bersalah, mereka mereka terancam hukuman penjara seumur hidup.

Mereka diyakini memiliki keterkaitan dengan Humanitarian Relief Fund 612, yang membantu pengunjuk rasa pro-demokrasi membayar biaya hukum dan medis mereka.

Dr Hui, sarjana dari Universitas Lingnan Hong Kong, ditangkap di bandara ketika mencoba terbang ke Eropa untuk mengambil pekerjaan sebagai dosen, lapor Hong Kong Free Press mengutip berbagai sumber.

Ini adalah kedua kalinya Denise Ho ditangkap kurun beberapa bulan – dia ditahan akhir tahun lalu berdasarkan undang-undang yang sama.

Margaret Ng juga pernah ditangkap – pada tahun 2021 dia dijatuhi hukuman percobaan satu tahun karena berpartisipasi dalam demonstrasi tak berizin.

Polisi Hong Kong mengatakan kepada BBC bahwa keempat terdakwa akan dibebaskan dengan uang jaminan, tetapi harus menyerahkan paspor mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinagereja katolikHong KongJoseph ZenKardinalkeamanan nasionalkekuatan asingvatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wartawan Senior Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ditembak ‘Israel’ Saat Bertugas
Tulisan selanjutnya Lufthansa Minta Maaf Larang Terbang Rombongan Yahudi yang Menolak Pakai Masker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?