Hidayatullah.com–Untuk ketiga puluh tujuh kalinya secara berturut-turut buldoser penjajah Israel menghancurkan desa Al-Araqib. Tidak ada satu rumah pun yang tersisa, kecuali masjid dan kuburan. Demikian dilansir Islammemo.
Pembongkaran dimulai ketika penduduk di desa tersebut membangun rumah mereka yang baru, sebagai tanda bahwa mereka bersikeras untuk tinggal di sana.
Komite Rakyat untuk Pertahanan Desa mengatakan, “Buldoser penjajah menyerbu desa disertai oleh pasukan polisi Zionis, lalu mengevakuasi penduduk dari tempat tinggal mereka dan menghancurkannya, dengan alasan tidak memiliki izin.”
Sebelumnya, desa tersebut sudah benar-benar dihancurkan oleh penjajah Israel pada tanggal 27 Juli 2010. Penjajah menghancurkan 40 rumah dan mengevakuasi sekitar 300 penduduknya, dengan alasan bangunan tersebut tidak memiliki izin.